© Supchina.com
Tahun Baru Imlek sebentar lagi! Pergantian dari tahun babi tanah menjadi tahun tikus logam sudah berada di depan mata.
Dalam rangka perayaannya, di China sana biasa dilakukan acara makan-makan yang menyajikan banyak menu. Bukan sembarang menu, karena setiap makanan yang disajikan memiliki simbol atas harapan-harapan menuju tahun yang baru.
Dilansir dari chinahighlights.com (20/01), berikut adalah tujuh makanan imlek yang diyakini dapat membawa keberuntungan.
Ilustrasi hidangan ikan © confuciusinstitute.ac.uk
Menu ikan dipercaya sebagai simbol atas peningkatan kemakmuran. Hal kini karena kata 'ikan' (Yú / yoo /) terdengar seperti 'surplus' dalam bahasa mandarin. Ikan kukus adalah salah satu resep yang paling umum untuk disajikan saat perayaan imlek.
Salah satu menu khas adalah pindang bandeng. Simak resepnya di sini.
Dumpling © thejustist
Dumpling atau biasa kita kenal sebagai pangsit basah adalah simbol untuk kekayaan. Makanan yang terdiri dari cincangan daging dan sayuran yang dibalut dengan kulit tipis lembut itu dibuat mirip seperti bentuk batangan perak khas China. Oleh sebab itu, menurut kepercayaan, semakin banyak dumpling yang kita makan maka akan semakin berlipat kekayaan kita di tahun yang baru.
Simak resep pembuatan dumpling di sini.
Spring roll © villagegrocer.com.my
Sama seperti dumpling, lumpia juga dijadikan simbol untuk kekayaan. Makanan yang populer di dataran timur China ini berbentuk silinder, berwarna cokelat keemasan, dan berisi sayuran dan daging. Lumpia akan disajikan dengan bertumpuk, membuatnya terlihat seperti tumpukan emas batangan--simbol atas harapan untuk bertambahnya kekayaan.
Kue beras ketan © twitter.com/waiyeehong
Kue keranjang biasa menjadi kudapan yang disajikan saat malam imlek. Kue tersebut menjadi simbol untuk peningkatan pemasukan dan posisi. Hal ini disebabkan oleh bunyi dari penyebutan nama 'kue keranjang' (Niángao /nyen-gaoww/) yang terdengar seperti kalimat 'meningkat dari tahun ke tahun'. Dengan sajian kue beras ketan, diharapkan segala aspek kehidupan akan meningkat di tahun yang baru.
Simak resep membuat kue keranjang di sini.
Tang Yuan © kcet.org
Tang yuan terbuat dari beras ketan, berbentuk bola-bola kecil warna-warni dengan isian kacang di dalamnya. Di Indonesia, kita akrab menjumpainya berada dalam sajian ronde. Penyebutan nama 'tang yuan' dan bentuknya yang bulat membuatnya diibaratkan dengan reuni dan kebersamaan. Tang yuan sendiri menjadi simbol untuk keharmonisan keluarga.
Simak resep membuat tang yuan di sini.
Ilustrasi mie goreng © taste.com.au
Mie panjang adalah simbol untuk harapan atas panjangnya usia dan kebahagiaan. Konon panjang dari setiap mie mewakili perkiraan panjang usia dari penyatapnya. Memang, mie yang disajikan saat imlek selalu dibuat lebih panjang dari mie biasa karena adaonannya tidak dipotong menjadi bagian kecil. Mie panjang biasa disajikan dalam bentuk gorengan atau rebusan dengan kuah kaldu.
Simak resep pembuatan mie panjang di sini.
Ilustrasi jeruk mandarin © mustsharenews.com
Jeruk adalah simbol untuk keberuntungan dan kekayaan. Alasan pertama adalah karena bentuknya yang bulat (melambangkan kebercukupan) dan warnanya yang terang seperti emas melambangkan kekayaan. Selain itu secara pengucapan, dalam bahasa mandarin 'jeruk' disebut sebagai chéng (/chnng/) yang berbunyi sama dengan 'sukses'.
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'