Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Reporter : Hevy Zil Umami
Sabtu, 6 Desember 2025 19:25
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
UI Fashion Week (UIFW) kembali menegaskan posisinya sebagai ruang tumbuh kreator muda dan penggerak mode berkelanjutan di Indonesia.

DIADONA.ID - Menjelang puncak perhelatan UIFW 2026, UIFW menggelar pre-event bertajuk Jakarta Fashion Hub Presents UIFW Trunk Show: Pigmenta Nusantara by Merona x Bartier, sebuah acara eksklusif yang memadukan eksplorasi budaya Nusantara dengan inovasi fashion masa kini.

Diselenggarakan di Jakarta Fashion Hub, Jakarta Pusat, trunk show ini menjadi lanjutan dari rangkaian menuju UIFW 2026, setelah sebelumnya diawali oleh R.A.S.A Bazaar by UI Fashion Week pada November 2025. Sejak berdiri pada 2012 di bawah naungan Klub Mode UI, UIFW terus berkembang dari sekadar ajang pamer menjadi platform strategis yang mengusung identitas budaya, narasi lokal, serta komitmen terhadap keberlanjutan di tengah dominasi fast fashion global.

Sebagai acara pre-event, Pigmenta Nusantara dirancang intimate dan personal, dengan menghadirkan 50 tamu undangan terpilih dari berbagai latar belakang industri. Hadir dalam acara ini perwakilan Asia Pacific Rayon (APR) sebagai pionir material berkelanjutan, para Key Opinion Leaders (KOL) dari industri kreatif, mitra media, serta desainer dari Merona dan Bartier. Format terbatas ini memungkinkan pengalaman yang lebih mendalam, sekaligus membuka ruang dialog langsung antara kreator dan pemangku kepentingan fashion.

Menyatukan Mode dan Keberlanjutan

Acara dibuka dengan sesi talkshow bertema “Made by Indonesia: Weaving Sustainability into Fashion” yang diinisiasi oleh Jakarta Fashion Hub. Diskusi ini menyoroti peran Indonesia dalam mendorong fashion yang lebih bertanggung jawab melalui pemanfaatan material lokal dan proses produksi berkelanjutan.

Novy Wang, Marketing Manager Asia Pacific Rayon, memaparkan bagaimana material seperti rayon dan viscose ramah lingkungan dapat menjadi fondasi penting dalam siklus fashion berkelanjutan. Ia menekankan bahwa bagi APR, keberlanjutan bukan sekadar tuntutan industri, melainkan peluang kreatif yang dapat dikembangkan bersama para desainer. Perspektif ini tercermin langsung dalam karya Merona dan Bartier yang menggunakan material berkelanjutan sebagai bagian integral dari koleksi yang ditampilkan.

Eksplorasi Tekstil Nusantara di Atas Runway

Puncak acara hadir melalui sesi Trunk Show Runway yang menampilkan 15 look hasil kolaborasi Merona x Bartier. Runway dikemas sebagai perjalanan visual yang merayakan kekayaan tekstil Nusantara dalam tiga segmen utama.

Segmen Batik menampilkan interpretasi modern dari motif klasik dengan siluet yang lebih eksperimental. Segmen Lurik dan Tenun mengeksplorasi kekuatan garis, geometri, serta tekstur kain tradisional dari Jawa dan Sumatera. Sementara itu, Segmen Bugis menghadirkan nuansa filosofis melalui palet warna tanah yang merepresentasikan kearifan budaya Sulawesi Selatan. Ketiga segmen ini menegaskan bahwa tekstil tradisional tidak hanya relevan, tetapi juga adaptif terhadap estetika kontemporer.

Ruang Kolaborasi dan Pertukaran Ide

Usai runway, acara berlanjut ke sesi Mingle & Activity yang menjadi ruang interaksi informal namun bermakna. Para tamu menikmati instalasi foto artistik, hidangan ringan, serta minuman freeflow yang disiapkan oleh mitra F&B. Di sinilah esensi kolaborasi terasa kuat—desainer, pelaku industri, kreator konten, dan media saling bertukar ide, membangun relasi, serta membuka peluang kerja sama di masa depan.

Atmosfer hangat dan cair ini mempertegas peran UIFW bukan hanya sebagai panggung karya, tetapi juga sebagai ekosistem yang mempertemukan gagasan, kreativitas, dan visi bersama.

Menuju UIFW 2026

Melalui tema Pigmenta Nusantara, UIFW menegaskan bahwa warna, motif, dan tekstil lokal adalah aset budaya yang memiliki potensi besar untuk menjadi referensi dalam lanskap fashion global. Kolaborasi Merona dan Bartier, dengan dukungan Jakarta Fashion Hub dan Asia Pacific Rayon, menjadi refleksi visi UIFW 2026 dalam menjembatani tradisi dan inovasi, lokal dan global, serta estetika dan etika.

UI Fashion Week 2026 diharapkan terus menjadi platform yang tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga membangun narasi, memperkuat identitas, dan mendorong transformasi berkelanjutan di industri fashion Indonesia. Melalui rangkaian acara seperti Pigmenta Nusantara, UIFW menegaskan keyakinannya bahwa masa depan fashion Indonesia terletak pada kemampuan merawat warisan budaya dengan cara yang relevan, bertanggung jawab, dan visioner.

Beri Komentar