Strategi Membuat Remaja Jadi Lebih Disiplin

Reporter : Audila Rima Ndani
Kamis, 17 Juni 2021 08:37
Strategi Membuat Remaja Jadi Lebih Disiplin
Yuk, ajarkan anak disiplin dengan pendekatan yang efektif.

Disiplin merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap orang. Kedisiplinan akan sangat membantu kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Maka dari itu, disiplin menjadi suatu hal yang harus diajarkan oleh orang tua pada anak-anaknya. Tapi kita harus ingat bahwa disiplin nggak sama dengan menghukum.

Masih banyak orang tua yang melakukan kesalahan dalam mengajarkan anak mereka tentang disiplin. Apalagi pada remaja yang sudah mulai mencari jati diri.

Dilansir dari Raising Children, berikut beberapa tips membuat remaja jadi lebih disiplin dengan efektif.

1 dari 3 halaman

ilustrasi ibu dan anak remajailustrasi ibu dan anak remaja © Shutterstock.com

Berkomunikasi Terbuka dengan Anak

Komunikasi masih menjadi kunci dari keberhasilan sebuah hubungan. Hal ini memungkinkan kita untuk bicara tentang batasan atau aturan secara terbuka dengan anak. Nantinya cara ini akan membantu kita membimbing anak menuju pilihan yang terbaik.

Membangun Lingkungan Keluarga yang Hangat dan Penuh Kasih

Setiap anak punya hak untuk tumbuh dalam lingkungan yang baik dan mendukung. Lingkungan membantu mereka merasa aman untuk melakukan sesuatu. Hubungan yang baik dengan keluarga akan membuat anak lebih mudah belajar mengendalikan perilaku mereka sendiri, terutama saat mendapat bimbingan yang baik dari orang tua.

2 dari 3 halaman

ilustrasi ibu dan anak remajailustrasi ibu dan anak remaja © Shutterstock.com

Libatkan Anak

Melibatkan anak dalam menentukan batasan dan aturan akan lebih adil dalam keluarga. Saat anak merasa didengarkan dan dilibatkan, mereka akan cenderung melihat kita sebagai orang yang adil dan bisa dipercaya. Dengan begitu, anak juga akan lebih mudah menyepakati dan mematuhi aturan.

Jelaskan Tentang Harapan

Setiap orang tua punya harapan baik pada anak-anaknya. Menjelaskan harapan pada anak penting untuk dilakukan agar kita bisa mengetahui apakah anak paham dengan harapan tersebut. Sebaiknya harapan yang disampaikan bukanlah sesuatu yang bisa menekan anak.

3 dari 3 halaman

ilustrasi ibu dan anak remajailustrasi ibu dan anak remaja © pixabay.com

Diskusi Tentang Tanggung Jawab

Remaja harus sudah paham tentang tanggung jawab. Sebagai orang tua, kita berkewajiban untuk menjelaskan hal tersebut dengan anak. Hal ini juga akan membantu anak lebih memahami mengapa ada aturan yang harus dia patuhi.

Sepakati Konsekuensi

Tentu ada konsekuensi yang harus ditanggung jika anak nggak menjalankan aturan yang telah disepakati. Sama seperti saat pembuatan aturan, konsekuensi juga harus sama-sama disepakati oleh anak dan orang tua. Dengan begitu anak bisa belajar bertanggung jawab dengan apa yang telah dia sepakati.

Semoga informasi ini bermanfaat ya!

 

Beri Komentar