© Shutterstock.com
Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Kita tentu ingin memastikan anak selalu merasa aman dan terhindar dari bahaya yang dapat mengancam mereka.
Kenyataannya kasus pelecehan seksual terhadap anak masih sering terjadi di tengah masyarakat. Bahkan pelakunya bisa berasal dari orang terdekat dalam lingkungan anak-anak.
Fenomena child grooming menjadi salah satu hal yang mengundang kekhawatiran orang tua saat ini. Untuk itu kita harus waspada dan mengetahui tanda-tandanya.
ilustrasi anak sedih © Shutterstock.com
Dilansir dari Raising Children, child grooming merupakan tindakan seseorang yang berusaha membangun hubungan saling percaya dengan anak atau keluarganya sehingga mereka bisa melakukan pelecehan seksual terhadap anak tersebut. Child grooming biasanya dilakukan oleh orang yang membangun hubungan dan kepercayaan dengan anak dan keluarganya selama berhari-hari bahkan hingga tahunan.
Sebagai contoh, orang tersebut bisa saja berteman dengan sebuah keluarga dan tampak punya hubungan yang luar biasa dengan anak tersebut. Orang itu mungkin secara bertahap menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak.
Ilustrasi Anak Sedih © https://www.shutterstock.com/g/CGN089
Kedekatan tersebut yang kemudian digunakan sebagai dasar untuk melakukan pelecehan seksual pada anak di kemudian hari. Apalagi seorang pelaku child grooming bisa siapa saja, mulai dari guru, teman, bahkan keluarga.
Child grooming bisa dilakukan secara langsung maupun online. Pelaku biasanya berusaha mendekati anak dan keluarganya dengan memberikan hadiah agar mereka merasa istimewa.
Sementara pelaku child grooming online bisa saja memalsukan umur dan berpura-pura punya usia yang sama dengan anak. Pelaku biasanya memanfaatkan aplikasi online untuk berkirim pesan dan membangun hubungan dengan anak.
Ilustrasi Anak Sedih © https://www.shutterstock.com/g/interstid
Lantas apa yang bisa kita lakukan saat kita khawatir anak mengalami child grooming?
Tanda-tanda yang ditunjukkan anak yang mengalami child grooming mungkin akan terasa nggak terlalu jelas bagi kita. Namun terkadang orang tua memiliki insting yang harus dipercayai jika ada sesuatu yang terasa nggak beres.
Agar anak terhindar dari child grooming, kita harus tetap waspada pada orang-orang di sekitar anak. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan.
1. Terus waspada jika ada orang yang tindakannya mengarah pada child grooming.
2. Jangan biarkan orang tersebut hanya berdua dengana anak.
3. Menolak jika orang tersebut ingin memberikan hadiah pada keluarga kita.
4. Tanyakan perihal orang tersebut pada orang lain yang mengenalnya.
5. Tanyakan pendapat anak tentang orang tersebut.
6. Dorong anak untuk terbuka dalam menceritakan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Semoga informasi ini bisa membantu ya!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'