Kisah Mulia Talitha, Wanita Samarinda Penyelamat Kucing yang Terlantar

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Rabu, 7 Oktober 2020 15:27
Kisah Mulia Talitha, Wanita Samarinda Penyelamat Kucing yang Terlantar
Baik banget hatinya...

Kucing memang salah satu hewan yang begitu menggemaskan. Tak sedikit orang yang merawat kucing karena hal tersebut. Tapi nyatanya, banyak di luar sana kucing terlantar. Sakit, bagian tubuh penuh luka, begitu menderita kalau dilihat.

Kebanyakan orang ketika melihat kucing yang seperti ini, hanya bisa melihat, tapi tidak peduli alias mengambil tindakan. Tapi berbeda dengan Talitha Meinia Atikah (25), wanita asal Samarinda yang selalu terketuk hatinya jika melihat seekor kucing yang terlantar di jalanan.

 

1 dari 6 halaman

Melalui Kompas.com, Talitha membagikan kisahnya. Pernah suatu waktu ketika dibonceng seorang temannya naik motor, ia melihat seekor kucing yang menderita. Kucing tersebut sedang berjalan, tapi menyeret-nyeret kakinya.

Tapi karena ia sedang bersama temannya, ia tak enak hati untuk memintanya mampir melihat kucing tersebut. Jadi sesampainya di rumah, ia pun kembali ke lokasi kucing itu berada tadi, tepatnya di Jalan Gatot Soebroto, Samarinda, Kalimantan Timur.

" Saat itu saya lihat seekor kucing jalannya nyeret gitu. Kaki belakang sepertinya luka. Saya mau minta teman putar balik, mau ambil kucing itu, tapi enggak sama teman saya, kan saya dibonceng," jelasnya.

 

2 dari 6 halaman

Ketika sudah sampai lagi di lokasi, ternyata kondisi kucing tersebut cukup mengenaskan. Kakinya terjepit sela kayu penutup parit, dan seperti habis terendam banjir.

" Tiba di lokasi, kucing masih di situ. Rupanya kaki terjepit di sela kayu penutup parit. Orang-orang sekitar semacam tidak peduli gitu. Sepertinya kucing itu habis terendam banjir."

Mengetahui kucing yang ia temukan begitu menderita, tanpa pikir panjang Talitha pun membawa kucing tersebut ke klinik hewan. Ternyata, tulang kucing tersebut patah, belum lagi juga terinfeksi karean terendam banjir.

 

3 dari 6 halaman

Namun, akhirnya tak berakhir bahagia. Kucing itu meninggal setelah menginap di klinik selama empat hari.

" Setelah diperiksa dokter, tulangnya patah, juga infeksi karena habis terendam banjir. Selama empat hari di klinik kucing itu mati," ucapnya.

Mulai saat itu, Talitha bertekad untuk menyelamatkan kucing yang terlantar di jalan. Tak hanya kucing, anjing pun juga ia selamatkan.

 

4 dari 6 halaman

Hingga sekarang ini, sudah belasan kucing dan beberapa anjing sudah Talitha selamatkan. Sebelum dibawa ke rumah, Talitha tentu membawanya ke klinik hewan terlebih dahulu untuk mendapatkan penanganan yang tepat jika ada yang sakit.

" Sakitnya bermacam=macam. Ada yang patah kaki, ada yang terluka, ada pula yang terkena virus. Tapi, anjing lebih sering kena tembak. Kalau masih sakit biasanya dirawat di klinik dulu. Nanti dokter perbolehkan bawa pulang baru saya bawa kr rumah."

Setelah hewan-hewan yang dirawatnya sudah benar-benar, Talitha akan melepaskannya lagi ke jalanan. Meskipun, sebenarnya dirinya tak tega melakukannya.

 

5 dari 6 halaman

Untuk melakukan hal tersebut, Talitha mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp 1,5 juta. Atas saran dokter, dirinya pun membuka donasi melalui media sosial untuk merawat kucing dan anjing yang ia rawat.

" Saya open donasi lewat media sosial. Ternyata ada yang bantu akhirnya untuk pelunasan pengobatan kucing itu."

Ia berharap, tak hanya dirinya yang begerak. Ia berharap masyarakat lebih peka, peduli dan mencintai binantang, terutama kepada mereka yang terlantar.

Beri Komentar