Kak Seto Siap Turun Tangan Soal Hak Asuh Mendiang Vanessa Angel, Imbau Utamakan Kepentingan Anak

Reporter : Nasa
Minggu, 21 November 2021 16:47
Kak Seto Siap Turun Tangan Soal Hak Asuh Mendiang Vanessa Angel, Imbau Utamakan Kepentingan Anak
Hak asuh mendiang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah sendiri masih jadi sorotan publik belakangan ini..

Usai kabar mengejutkan terkait meninggalkan meninggalnya mendiang Vanessa Angel dan Bibir Ardiansyah, publik menyoroti kondisi anak semata wayang mereka yang masih bayi.

Sebelumnya, keluarga Bibi Ardiansyah sendiri dikabarkan telah memenangkan hak asuh Gala Sky, anak semata wayang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

1 dari 4 halaman

Ayah Vanessa Angel Juga Ajukan Hak Asuh Gala

Deddy Soedrajat dan Mendiang Vanessa AngelDeddy Soedrajat dan Mendiang Vanessa Angel © 2021 instagram/Vanessa Angel

Namun hal yang juga membuat publik bingung adalah sosok ayah Vanessa Angel, Doddy Soedrajat, yang juga mengajukan hak asuh bayi Gala.

Berkat kabar tersebut, muncul desas-desus yang muncul bahwa hak asuh bayi Gala tengah diperebutkan oleh keluarga Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.

2 dari 4 halaman

Kak Seto Angkat Bicara

Menanggapi hal tersebut, psikolog sekaligus pemerhati anak, Kak Seto, memberi tanggapan khusus terkait dengan kabar yang menjadi sorotan publik tersebut.

Perlu dimediasi oleh apakah kementerian sosial, atau mungkin pengadilan dan sebagainya. Artinya, mohon semua mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” kata Kak Seto seperti dikutip dari laman Liputan6, Minggu (21/11/2021).

Menurut info dari kanal YouTube KH Infotainment, pemilik nama lengkap Seto Mulyadi tersebut juga meminta anak tidak ditempatkan dalam suasana konflik keluarga.

3 dari 4 halaman

Imbau Keluarga Besarkan Bayi Gala Jauh dari Konflik

Lebih lanjut, Kak Seto juga mengimbau agar pihak keluarga dapat bersikap dewasa dan menjauhkan anak mendiang Vanessa dan Bibi dari konflik.

" Yang paling penting adalah kedewasaan sikap kedua keluarga, bicarakan baik-baik sehingga tidak membuat anak berada dalam suasana konflik jangka panjang (karena tanpa disadari) konflik itu bisa terekam dalam memorinya,” imbau pria 70 tahun tersebut.

4 dari 4 halaman

Siap Jadi Mediator Jika Dibutuhkan

Sementara itu, ia juga menyabut bahwa perlu adanya mediator untuk menjembatani komunikasi kedua keluarga. Ia sendiri siap jadi mediator jika dibutuhkan.

Kami dari LPAI demi kepentingan terbaik adik Gala siap melakukan mediasi,” ungkapnya seraya menambahkan.

Jangan sampai adik Gala yang sudah kehilangan kedua orangtuanya kemudian berada dalam tekanan situasi perebutan (hak asuh),” tukasnya.

Gimana nih Diazens menurut kalian?

Beri Komentar