Mengonsumsi Jus Bisa Membunuh Sel Kanker, Mitos atau Fakta?

Reporter : Mila Ismiranda
Kamis, 16 Juni 2022 07:57
Mengonsumsi Jus Bisa Membunuh Sel Kanker, Mitos atau Fakta?
Benarkah jus bermanfaat untuk kanker?

Jus sering dianggap sebagai salah satu minuman yang menyehatkan, terutama kalau kamu membuatnya sendiri tanpa diberi pemanis tambahan.

Tak hanya itu, kabarnya, mengonsumsi jus juga baik untuk pasien kanker karena kandungan dalam aneka jus yang dipercaya bisa membantu membunuh sel kanker. Benarkah begitu?

1 dari 5 halaman

Jus Bisa Membunuh Sel Kanker?

Pasien yang punya penyakit kanker harus menjalani pengobatan seperti kemoterapi. Pengobatan ini dilakukan untuk menghancurkan atau mencegah perkembangan sel kanker agar tidak menyebar dan menyerang organ tubuh lain.

Tak hanya itu, makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh pasien kanker juga memainkan peran penting dalam mengendalikan gejala dan mencegah efek samping pengobatan.

Salah satu zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh pasien kanker adalah serat. Serat banyak ditemukan pada buah dan sayuran. Nah, mengonsumsinya dalam bentuk jus jadi salah satu cara baik untuk menambahkan lebih banyak asupan serat pada pasien kanker.

2 dari 5 halaman

Ilustrasi Minum JusIlustrasi Minum Jus © Shutterstock

Serat bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai jenis penyakit, termasuk kanker. Melansir penelitian dari World journal of gastrointestinal oncology (2014), pola makan dengan asupan serat yang tinggi bisa menurunkan risiko penyakit kanker usus besar.

Serat juga membantu menjaga keseimbangan bakteri usus yang baik serta menghentikan pertumbuhan dan meningkatkan kematian sel-sel kanker.

3 dari 5 halaman

Pada studi lain yang dipublikasikan tahun 2021, pasien kanker yang banyak mengonsumsi serat menunjukkan respons yang lebih baik terhadap pengobatan imunoterapi.

Biasanya, makanan yang berserat juga tinggi akan kandungan antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh yang sehat dan memicu aktivitas sel kanker.

Dengan mengonsumsi antioksidan, tubuh akan terlindungi dari kanker. Efek anti-karsinogenik pada antioksidan juga bisa membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Beberapa jenis antioksidan yang baik untuk pasien kanker termasuk karotenoid dan flavonoid. Zat ini bisa ditemukan pada wortel, tomat, buah persik, kale, dan buah beri.

4 dari 5 halaman

Konsumsi Jus Saja Tidak Cukup

Ilustrasi Makan Buah NanasIlustrasi Makan Buah Nanas © Shutterstock

Meskipun berpotensi membunuh sel kanker, kandungan serat dalam jus dan buah segar tetap berbeda. Jus tidak bisa menggantikan asupan serat dari buah dan sayuran yang utuh.

Olahan jus bisa mengurangi kandungan serat dalam buah dan sayur. Pasalnya, pembuatan jus sering kali memisahkan cairan dari ampas dan kulit buahnya. Tidak hanya kandungan seratnya yang berkurang, kandungan protein dari buah dan sayur pun jadi lebih rendah.

Padahal, pasien kanker sangat membutuhkan protein untuk membantu pemulihan setelah menjalani terapi atau operasi. Protein juga bisa meningkatkan sistem imun yang penting untuk menjaga kesehatan pengidap kanker.

Beri Komentar