Sering Naik Motor Tanpa Jaket Sebabkan Terkena Paru-Paru Basah, Benarkah?

Reporter : Anif Fathul Amin
Senin, 13 Juni 2022 17:03
Sering Naik Motor Tanpa Jaket Sebabkan Terkena Paru-Paru Basah, Benarkah?
Ini beneran nggak sih?

Kalian pasti sering banget nih, kalau lagi gabut atau mau kemana-mana pergi dengan sepeda motor. Mungkin karena nggak mau ribet kali ya, akhirnya di antara kalian sering yang nggak pakai jaket ketika naik motor.

Mengenai hal ini, banyak yang bilang nih, bahwa sering motoran tanpa mengenakan jaket bisa menyebabkan paru-paru basah. Namun, benarkah demikian?

1 dari 6 halaman

Ilustrasi Wanita MotoranIlustrasi Wanita Motoran © Shutterstock

Ternyata, melansir dari Kompas.com, jaket tak hanya berfungsi untuk menghindari luka yang parah saat kecelakaan, namun ternyata jaket juga berfungsi untuk melindungi paru-paru pada tubuhmu itu.

Meskipun belum ada penelitian mengenai hal ini, dokter Spesialis Paru, Agus Dwi Susanto, mengetakan kepada Kompas.com bahwa sering mengendari motor tanpa mengenakan jaket bisa menyebabkan penyakit paru-paru basah.

" Memang belum ada penelitian bahwa orang yang mengendarai motor (penyakit demikian) tapi tidak pakai jaket itu kena penyakit paru-paru basah."

2 dari 6 halaman

Ilustrasi Wanita MotoranIlustrasi Wanita Motoran © Shutterstock

Menurutnya, orang yang tidak mengenakan jaket saat mengendarai motor pernafasannya berjalan tidak normal. Tekanan udara pada bagian dadanya pun terjadi. Potensi terkena paru-paru basah pun lebih besar daripada mereka yang tidak mengenakan jaket.

" Padahal, saat menghirup udara terdapat berbagai kuman atau partikel jahet yang ikut terbawa ke dalam paru-paru. Maka itu, udara dan partikel jahat itu harus dikeluarkan, yakni ketika menghembuskan nafas."

3 dari 6 halaman

Ilustrasi Wanita MotoranIlustrasi Wanita Motoran © Shutterstock

Lanjut Agus menjelaskan, napas pun terhambat, sehingga kuman yang masuk ketika napas pun mengendap. Memang tridak menyebabkan korelasi langsung terhadap paru-paru basah, namun meningkatkan risiko terkena penyakit tersebut.

" Kalau dikatakan korelasi langsung dengan penyakit paru-paru basah, ya tidak ada. Tapi tanpa menggunakan jaket ini meninggkatkan risiko. Misalnya ada kuman masuk, tapi kemampuan bernafasnya terhambat. Kemudian, kuman mengendap. Oleh karean itu, korelasinya enggak langsung tapi bersifat akumulatif."

4 dari 6 halaman

Berikut ini beberapa tips dalam memilih jaket yang cocok bagi pengendara motor :

  • Pilihlah jaket dengan bahan utama kulit, karena bahan ini memiliki kualitas tahan terhadap abrasi, sobek, serta dapat melindungi tubuh pengendara.
  • Pilihlah jaket dengan model dan ukuran yang bisa membuat kamu nyaman. Jangan terlalu ketat, dan juga jangan terlalu longgar.
  • Jangan lupa untuk selalu memperhatikan jahitan pada jaket. Pilih jaket yang memiliki jahitan teratur, lurus, serta tidak ada jahitan yang terputus. Untuk menjaga agar jaket tidak mudah terkoyak, pilih jaket yang memiliki jahitan gkamu. Dan untuk bagian ritsleting, sebaiknya kamu memilih jaket yang memiliki lapisan yang menutupi kedua sisinya. Hal ini bertujuan untuk mencegah kontak langsung dengan tubuh.
  • Untuk menjaga agar bagian lengan tidak mudah tergulung ke atas, pastikan untuk memilih jaket dimana pada bagian pergelangan tangannya memiliki tali pengikat yang bisa disesuaikan.

5 dari 6 halaman

Wah, jadi begitu ya gaes. Lebih baik menggunakan jaket deh untuk melindungi paru-paru ketika mengendari motor!

Beri Komentar