Resep dan Cara Menyimpan Bumbu Balado Agar Awet Tahan Lama, Cocok untuk Stok Dimasak Kapan aja

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Sabtu, 21 Januari 2023 10:17
Resep dan Cara Menyimpan Bumbu Balado Agar Awet Tahan Lama, Cocok untuk Stok Dimasak Kapan aja
Bumbu balado dalam bentuk stok ini bisa kmau olah untuk berbagai jenis masakan mulai dari telur balado, ayam balado, kentang balado dan masih banyak lainnya

Kalau dihitung-hitung nih ada banyak banget bahan makanan yang sedap disantap dengan olahan bumbu balado. Ada ayam balado, telur balado, tahu dan tempe balado hingga terong balado. Tinggal tambah dengan sayuran kesukaan dan jadi deh combo menu penggagal diet.

Tapi banyaknya bumbu yang digunakan dalam proses pembuatan bumbu balado emang nggak jarang bikin kita mager nih! Nah solusinya adalah dengan membuat bumbu balado stok yang bisa digunakan kapan saja. Dengan punya bumbu stok ini kamu bisa masak dengan cepat, misalnya sebagai menu sarapan atau sahur. 

Balado sendiri merupakan teknik memasak masyarakat Minangkabau yaitu menumis cabe gilang dengan berbagai rempah, antara lain bawang putih, dan bawang merah. Bisa juga ditambahkan lengkuas, daun salam, dan serai agar semakin harum bumbu baladonya. Untuk membuat stok bumbu balado, begini nih resepnya yang dijamin sedap dan bikin hidangan kamu makin nikmat. Takarannya bisa kamu sesuaikan dengan berapa jumlah bumbu balado yang ingin kamu buat.

 

1 dari 3 halaman

 

Bahan :

  • 10 biji cabai merah keriting
  • 4 biji cabai rawit merah 
  • 8 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 tomat merah ukuran sedang
  • 2 batang serai keprak 
  • 1/2 sachet terasi bakar 

bumbu sesuai selera:

  • Garam, penyedap rasa, gula pasir, daun jeruk

Bumbu balado stok bisa digunakan seperti biasa dan tambahkan bumbu lainnya sesuai dengan jenis masakan, misalnya kecap manis. Nah agar awet dan tahan hingga beberapa lama, jangan lupa untuk menerapkan langkah berikut ini:

 

2 dari 3 halaman

Resep Telur Terong BaladoResep Telur Terong Balado © instagram.com/dapur_venty/

Tumis Bumbu

Setelah bumbu diblender hingga halus dan tercampur rata, tumis dengan sedikit minyak. Gunakan api kecil dan terus aduk agar bumbu tidak gosong ya! Tumis sampai bumbu matang yang biasanya ditandai dengan terpisahnya bumbu dengan minyak dan ada gelembung kecil yang timbul.

Dengan menumis atau mematangkan bumbu artinya membunuh bakteri pada bahan yang berpotensi membuat bumbu balado cepat rusak. Menumis juga menghilangkan kadar air yang merupakan makanan bakteri.

Tunggu Dingin

Tunggu hingga bumbu tumisan balado dingin sebelum memasukkan ke dalam wadah tertutup rapat. Ini untuk mencegah uap panas terperangkap dalam wadah yang kemudian mengenai bumbu balado tadi.

Simpan di Wadah Tertutup

Simpan bumbu yang sudah ditumis dan sudah dingin ke dalam wadah tertutup rapat. Tujuannya tentu untuk mencegah masuknya bakteri dari luar yang membuat balado tidak tahan lama serta mencegah keluarnya aroma balado yang akan membuat kulkas dan isinya jadi tercemar.

3 dari 3 halaman

Resep Bumbu BaladoResep Bumbu Balado © shutterstock.com/Rina Susanti

Gunakan Wadah Bersih dan Kering

Biasanya nih digunakan wadah berupa toples kaca untuk menyimpan bumbu balado dalam kulkas. Kenapa? Karena wadah kaca tidak akan meninggalkan sisa warna dan bau bahan dan juga mudah dibersihkan dibandingkan wadah plastik. Dan yang tak kalah penting adalah botol kaca bisa dibersihkan dengan cara disterilisasi misalnya direbus sebentar untuk memaksimalkan penghilangan bakteri.

Patikan wadah yang kamu gunakan juga kering dengan cara mengelapnya. Sisa air pada wadah bisa saja menjadi tempat tumbuh dan makanan bakteri lho!

Masukkan ke Dalam Kulkas

Masukkan bumbu ke dalam kulkas. Bumbu yang ditumis dan disimpan di kulkas bisa bertahan selama 2-3 bulan, asal digunakan dengan benar.

Gunakan Sendok Bersih

Ambil bumbu stok dengan menggunakan sendok bersih ya! Jangan gunakan sendok bekas mengambil bumbu lainnya atau sendok basah. Tujuannya agar bumbu tak terkena kontaminasi dari sendok yang bekas pakai atau sendok basah. Selesai mengambil bumbu, tutup kembali wadah dengan rapat.

Praktikan deh cara di atas dan buktikan sendiri kemudahannya.

 

Beri Komentar