© Neyssalee.com
Banyak orang tua yang nggak bisa membedakan anak introvert dan pemalu. Mungkin sekilas anak introvert terlihat sama seperti anak pemalu. Padahal kedua hal ini jelas sangat berbeda lho, Moms!
Dilansir dari Verywellfamily.com, anak introvert cenderung senang menikmati waktu sendirian. Mereka justru merasa energinya terkuras secara emosional jika menghabiskan waktu bersama dengan banyak orang.
Sementara anak pemalu nggak selalu ingin sendirian. Mereka biasanya merasa takut untuk melakukan interaksi dengan orang lain.
Ilustrasi Anak Belajar Membaca © 2019 https://www.diadona.id/sassymamasg.com
Untuk lebih memahami perbedaan di antara keduanya, kita akan mengambil contoh dua orang anak di dalam satu kelas. Salah satu dari anak itu adalah seorang introvert sementara yang satu lagi adalah anak yang pemalu.
Saat guru sedang mengatur kegiatan di kelas, anak introvert akan cenderung ingin diam membaca buku di mejanya. Hal itu karena mereka merasa berkumpul bersama teman-teman justru membuat stres.
Lain dengan anak introvert, dalam kondisi ini anak pemalu biasanya ingin bergabung dengan teman-temannya. Namun dia akan tetap berada di tempatnya karena merasa takut untuk bergabung dengan yang lain.
Anak yang memiliki sifat pemalu masih bisa mendapatkan bantuan untuk mengatasi masalah mereka. Tapi anak introvert nggak akan bisa berubah karena hal itu merupakan bagian dari diri mereka seperti rambut dan warna mata.
Dengan kata lain, anak pemalu masih bisa berubah dengan menggunakan beberapa cara, tapi anak introvert nggak bisa. Perlu diingat juga bahwa nggak semua anak introvert itu pemalu lho!
Bahkan beberapa anak introvert justru punya keterampilan sosial yang sangat baik. Tapi biasanya setelah melakukan kegiatan sosial, anak introvert akan merasa energinya terkuras secara emosional. Jika sudah begitu, mereka membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi ulang energi mereka.
Ilustrasi Anak Malu © shutterstock
Mengubah anak introvert menjadi ekstrovert merupakan hal yang hampir mustahil untuk dilakukan. Jika dipaksakan hal ini justru bisa membuat anak menjadi stres. Anak introvert akan belajar sendiri bagaimana cara yang tepat untuk menjaga hubungan sosial mereka. Meski begitu, mereka akan selalu menjadi anak introvert.
Sebagai orang tua, hal pertama yang harus kita lakukan untuk menghadapi anak introvert adalah memahami bahwa hal ini bukanlah sebuah kelainan. Kita harus bisa menerima sifat mereka sebagai bagian dari kepribadian yang normal dimiliki oleh setiap orang.
Anak kita mungkin nggak punya banyak teman dan hanya memiliki beberapa orang terdekat. Dia mungkin lebih senang menikmati waktu sendirian daripada bersama dengan banyak orang dan itu adalah hal yang wajar.
Selalu pastikan agar kita memberi mereka waktu untuk mengisi energi kembali setelah menghabiskan waktu dengan banyak orang. Karena pada akhirnya yang dibutuhkan setiap anak adalah dukungan, cinta, dan pengertian dari kita sebagai orang tua.
Semoga informasi ini bermanfaat buat kamu ya!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!
Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif
Bukan Sekadar Main-Main, Ini Panduan Santai Mengenal Fase Motorik Anak dan Cara Melatihnya

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral

Resmi Jadi Ibu, Vior Melahirkan Putri Pertama dengan Nama Cantik, Wajah Baby V Bikin Penasaran

Akhirnya Sah! Dara Arafah dan Rehan Mubarak Resmi Menikah di Tanah Suci

Amanda Manopo Umumkan Hamil Anak Pertama, Sara Wijayanto Siap Jadi 'Buyang'