Perlukah Orang Tua Khawatir dengan Pola Tidur Bayi yang Gak Konsisten?

Reporter : Audila Rima Ndani
Kamis, 17 Desember 2020 07:37
Perlukah Orang Tua Khawatir dengan Pola Tidur Bayi yang Gak Konsisten?
Banyak orang tua yang masih menganggap pola tidur sebagai tonggak perkembangan anak.

Waktu tidur menjadi hal yang sangat diidamkan oleh kebanyakan orang tua yang baru saja memiliki bayi. Di fase awal kehidupannya, bayi mungkin masih belum bisa tidur secara teratur dan sering terbangun tengah malam.

Akhirnya para orang tua harus ikut terjaga saat bayi mulai rewel dan bangun di malam hari. Kabanyakan dari kita juga pasti berharap anak bisa segera punya pola tidur yang konsisten agar kita bisa menyesuaikan waktu istrirahat kita.

Saat anak nggak kunjung memiliki pola tidur tersebut, beberapa dari kita mungkin merasa takut dengan perkembangan anak. Tapi sebenarnya apakah kita memang perlu khawatir pada hal itu?

1 dari 3 halaman

Ilustrasi Bayi TidurIlustrasi Bayi Tidur © https://www.shutterstock.com/g/belchonock

Dilansir dari Science Daily, orang tua baru sering berharap bayi mereka punya pola tidur yang baik saat mencapai usia enam bulan. Tapi menurut sebuah studi baru yang dipimpin oleh McGill Professor Marie-Helene Pennestri, orang tua harus melihat pola tidur sebagai sebuah proses, bukan tonggak perkembangan yang harus dicapai anak pada usia tertentu.

Setelah melakukan penelitian pada 44 bayi selama dua minggu, dia menemukan bahwa pola tidur mereka sangat bervariasi. Hal ini terjadi nggak hanya pada bayi yang berbeda tapi juga pada setiap malam yang dilalui oleh bayi yang sama.

2 dari 3 halaman

Ilustrasi Bayi TidurIlustrasi Bayi Tidur © 2020 https://www.Pa&Ma.com

Dalam studi yang dipublikasikan di Sleep Medicine , para peneliti meminta para ibu untuk membuat catatan harian tentang bayi mereka yang berusia enam bulan selama dua minggu. Rata-rata, para ibu melaporkan bahwa bayi mereka tidur 6 jam berturut-turut selama sekitar 5 malam dari periode dua minggu, dan 8 jam berturut-turut selama sekitar 3 malam dari periode yang sama.

Sementara setengah dari bayi itu nggak pernah tidur selama 8 jam berturut-turut. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa beberapa kebiasaan orang tua, seperti menyusui, juga memiliki keterkaitan dengan variabilitas dalam pola tidur.

3 dari 3 halaman

Menurut Marie-Helene, orang tua sering kali dihadapkan pada banyaknya informasi kontradiktif tentang tidur bayi. Mereka harusnya nggak perlu khawatir jika bayi nggak tidur sepanjang malam pada usia tertentu karena pola tidur pada tiap bayi sangatlah berbeda.

Semoga informasi ini bisa membantu kamu ya!

Beri Komentar