© Surinameafricanheritage.wordpress.com
Sebagai negara yang memiliki ikatan sejarah yang sangat kuat dengan Indonesia, Suriname diketahui masih melestarikan kebudayaan dan tradisi Jawa pada khususnya.
Selain bahasa dan adat budaya yang masih dilestarikan, ternyata Suriname juga masih melestarikan sejumlah tradisi Jawa yang bisa dibilang cukup unik loh.
Salah satunya adalah tentang perayaan hari raya Idul Fitri yang kabarnya ditetapkan melalui hitungan primbon. Kabarnya, hitungan primbon tersebut merupakan peninggalan nenek moyang mereka sejak ratusan tahun lalu.
Ilustrasi Tradisi Bodo Kupat Suriname © amongguru.com
Tradisi penetapan lebaran tersebut masih terus dilestarikan, meskipun penduduk di sana banyak yang sudah bukan keturunan suku Jawa murni. Kemudian juga masih ada satu lagi tradisi lebaran Suriname yang cukup unik.
Yakni tradisi 'bodo kupat' yang juga sangat mirip dengan tradisi 'lebaran ketupan' bagi umat muslim Jawa di Indonesia. Wahh banyak banget ya kemiripannya.
Upaya mereka dalam terus melestarikan budaya nenek moyang selama ratusan tahun patut sekali di apresiasi ya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
