Pacar Cemburu Berlebih? Hati-hati Terjebak Hubungan Obsessive Love Disorder

Reporter : Arifina
Selasa, 13 September 2022 08:00
Pacar Cemburu Berlebih? Hati-hati Terjebak Hubungan Obsessive Love Disorder
Kenali tanda-tandanya guys, biar nggak toxic.

Rasa cemburu yang hadir di setiap hubungn asamara sebenarnya cukup wajar. Tapi, jika kasusnya sudah terlalu berlebihan maka kamu perlu mewaspadainya.

Bisa jadi, aksi cemburu berlebih ini sudah bukan lagi karena rasa cinta melainkan obsessive love disorder atau gangguan cinta obsesif. Korbannya, tentu akan merasa risih dan justru tidak nyaman akan sikap pasangan yang seperti itu.

1 dari 7 halaman

Obsessive love disorder merupakan suatu kondisi di mana seseorang memiliki suatu obsesi yang berlebihan terhadap orang yang dicintainya. Salah satu tandanya, suka overprotektif terhadap pasangan.

Pelaku obsessive love disorder seakan berkeinginan mengendalikan orang yang disukainya. Rasa cemburu yang dilakukan juga terbilang ekstrim.

2 dari 7 halaman

IlustrasiIlustrasi © 2022 freepik.com/jComp

Mereka, akan melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian pasangnnya. Seperti, melakukan spam chat, hingga menelpon orang yang disukainya secara terus menerus.

Pelaku gangguan ini bisa dibilang memiliki overthingking terhadap pasangan. Dia seakan berlebihan menaruh curiga akan segala aktivitas yang dilakukan pasangannya.

3 dari 7 halaman

Dilansir dari helathline.com, pelaku obsessive love disorder ini erat berkaitan dengan penyakit mental lainnya. Di antaranya, gangguan keterikatan, gangguan kepribadian borderline, kecemburuan delusi, dan erotomania.

Ganguan keterikatan ini menjadikan pelaku obsessive love disorder seakan tak memiliki rasa empati terhadap orang lain. Ia akan mudah stress dan mengalami problem saat bergul dengan orang lain.

4 dari 7 halaman

Kalau gangguan kepribadian borderline ini memengaruhi citra diri dan pelaku cenderung memiliki mood swing yang ekstrim. Biasanya, seorang dengan gangguan ini akan mudah marah dan bahagia hanya hitungan menit.

Pengaruhnya terhadap pelaku obsessive love disorder, jika mengalami penolakan cinta dia seakan merasa dihina dengan cukup ekstrim.

5 dari 7 halaman

IlustrasiIlustrasi © 2022 freepik.com/yanalya

Pelaku obsessive love disorder erat kaitannya dengan kecemburuan delusi. Dia bahkan tidak bisa memercayai apa yang dikatakan poasangannya, dan lebih mengedepankan delusinya yang belum tentu benar.

Sementara, erotomania ini berkaitan dengan status sosialnya. Orang tersebut merasa perhatian sedikit yang diberikan mengarah ke rasa cinta. Sehingga, membuat pelaku obsessive love disorder akan menginginkan untuk selalu bertemu dan berkomunikasi denganmu.

6 dari 7 halaman

Jika ini terjadi berlebihan, maka akan berdampak buruk. Sebab, pelaku bahkan bisa melakukan berbagai cara untuk memenuhi keinginannya.

Seperti, menguntit, bahkan melakukan tindak kekerasan guna mendapatkan hatimu. Padahal, hal ini justru membuat orang yang disukai merasa takut dan risih.

7 dari 7 halaman

Nah, hal-hal di atas adalah tanda-tanda seseorang berperilaku obsessive love disorder. Tateplag berhati-hati dan waspada jika kalian mengenali tanda itu di pasanganmu ya!

Bila perlu, segeralah akhiri hubungan agar tidak terjabak dalm kondisi asmara yang toxic. Cari bantuan kepada orang sekitar agar kamu terhinar dari orang berperilaku obsessive love disorder.

Beri Komentar