5 Cara Atasi Love Addiction, Jatuh Cinta Berlebih yang Gak Sehat

Reporter : Arifina
Kamis, 24 November 2022 08:00
5 Cara Atasi Love Addiction, Jatuh Cinta Berlebih yang Gak Sehat
Suka sih dicintai, tapi kalau ternyata obsesi perlu waspada ya!

Mencintai pasangan itu sah-sah saja, tapi kalau terlalu berlebihan hingga ke ranah obsesi wajib diwaspadai. Hal tersebut bisa disebut sebagai love addiction atau kecanduan cinta.

Seseorang yang melakukan love addiction atau kondisi terlalu cinta ini jika dibiarkan bisa mengarah ke toxic relationship. Karena itu, kamu perlu mewaspadai dan bersikap jika mengalami hal tersebut.

1 dari 8 halaman

Ilustrasi PasanganIlustrasi Pasangan © 2019 https://www.diadona.id/parade.com

Pelaku love addiction biasanya terjebak pada masa lalunya. Ia mempunyai masalah pengabaian di masa lalunya atau pernah menjalankan hubungan traumatis.

Sehingga, mereka cenderung merasakan euforia berlebihan ketika menjalankan hubungan percintaan. Nah, biar tidak terjebak pada love addiction, berikut 5 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya dilansir dari berbagai sumber!

2 dari 8 halaman

1. Sadari Gejalanya

Ini menjadi cara pertama yang harus dilakukan, yakni mengetahui dan menyadari gejala love addiction. Jangan sampai karena merasa pasanganmu selalu menjadikan alasan dia terlalu mencintaimu lantas kamu denial terhadap gejala kecanduan cinta yang sedang dirasakan.

Dilansir dari Brides, Direktur Klinis Konseling, Angela Robinson mengungkapkan, salah satu gejala umum yang sering terjadi pada pelaku love addiction adalah jatuh cinta terlalu cepat.

3 dari 8 halaman

Ilustrasi pasanganIlustrasi pasangan © 2019 https://www.diadona.id/cdn.overcomingthedistance.com

" Orang dengan love addiction biasanya jatuh cinta terlalu cepat dan keras. Selain itu, tak jarang mereka juga akan putus cinta dengan cepat. Mereka memiliki pola 'melompat' dalam satu hubungan ke hubungan lainnya dengan intens," ujarnya.

Angela menambahkan, gejala lainnya adalah ketika kamu terlalu menggantungkan hidup pada pasangan dan memiliki self esteem atau harga diri rendah. Kalau gejala itu memang tengah dirasakan, artinya kamu sedang terjebak dalam kondisi ini.

4 dari 8 halaman

2. Beri Ruang untuk Menyendiri

Saat menyadari kamu berada dalam kondisi love addiction, maka cobalah ciptakan waktu untuk menyendiri. Karena saat mengalaminya, mungkin kamu terlalu sering menghabiskan banyak waktu untuk pasangan.

Dilansir dari Verywell Mind, Toketemu Ohwovoriole, seorang content writer dan copywriter menyebutkan, perlu melakukan refleksi diri dan memproses apa yang sedang terjadi. Waktu menyendiri ini bisa membantu kamu dalam memproses dan mengetahui pemicu love addiction dalam diri.

5 dari 8 halaman

3. Bergabung dengan Komunitas

Kondisi love addiction memang tidak serta merta bisa dengan mudah disembuhkan. Oleh sebab itu, kamu perlu mencari kegiatan.

Bisa juga dengan mencari tahu orang-orang dengan kondisi yang sama. Toketemu menyebut, dengan bergabung pada komunitas atau perkumpulan dengan kasus yang mirip maka kamu akan mendapat banyak pengalaman.

Dengan begitu, kamu akan tahu cara keluar dari kondisi love addiction. Pengalaman dari teman-teman komunitas ini bisa dijadikan pembelajaran. Sehingga kamu akan mengetahui apa yang harus dilakukan agar gak terus terjebak dalam kondisi tersebut.

6 dari 8 halaman

4. Sibukkan Diri

ilustrasi pasangan kekasihilustrasi pasangan kekasih © parents.com

Menyibukkan diri juga bisa menjadi satu cara mengatasi love addiction. Perasaan rasa cinta dan kepedulian yang rendah pada diri sendiri perlu diatasi.

Melansir Healthline, Emily Simonian, seorang terapis keluarga dan pernikahan berlisensi mengatakan, penting untuk memanjakan dirimu terlebih dahulu sebelum terlalu berlebihan mencintai seseorang. Cobalah melakukan kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan untuk diri sendiri.

7 dari 8 halaman

" Menemukan cara atau kegiatan untuk menenangkan diri bisa sangat membantu keluar dari love addiction. Sehingga, kamu gak akan terlalu bergantung lagi pada orang lain," katanya.

Lakukan kegiatan yang kamu sukai, baik itu berolahraga, mendengarkan musik, menonton film, dan sebagainya. Kamu juga bisa melakukan meditasi untuk menenangkan diri. Disisi lain, cobalah untuk menulis jurnal tentang kamu, agar bisa lebih fokus pada diri sendiri.

8 dari 8 halaman
Beri Komentar