Sering Sendawa Bukan Ciri Masuk Angin, Melainkan Tanda Kondisi Ini!

Reporter : Anif Fathul Amin
Selasa, 8 Februari 2022 17:03
Sering Sendawa Bukan Ciri Masuk Angin, Melainkan Tanda Kondisi Ini!
Ketika kamu terus-terusan bersendawa, banyak orang bilang bahwa itu tanda kamu sedang masuk angin. Benarkah demikian?

Meskipun beberapa orang menganggap sendawa adalah hal yang tidak sopan, sebenarnya hal itu adalah kondisi normal. Melansir dari Healthline, sendawa adalah kondisi ketika kita menelan udara ketika makan dan minum.

Biasanya, udara yang terjebak di kerongkongan dan tidak sampai perut dikeluarkan dalam bentuk sendawa. Selain saat makan, kamu juga bisa dengan atau tanpa sengaja menelan udara ketika meminum minuman karbonasi, bernapas dengan cepat, serta tertawa.

Namun ketika kamu terus-terusan bersendawa, banyak orang bilang bahwa itu tanda kamu sedang masuk angin. Benarkah demikian? Melansir dari Hellosehat, bersendawa terlalu sering ternyata menandakan hal-hal berikut ini:

1 dari 5 halaman

Intoleransi laktosa atau fruktosa

Intoleransi laktosa adalah sebuah gangguan pencernaan yang disebabkan karena tubuh tidak dapat mencerna laktosa, seperti susu atau produk yang mengandung susu.

Kondisi ini membuat laktosa menempel di perut dan menghasilkan gas yang membuat kita bersendawa. Namun tentu saja, sendawa ini terjadi setelah kamu mengonsumsi susu disertai dengan gejala lain seperti sakit perut, kembung, dan kentut.

2 dari 5 halaman

Efek Stress

ilustrasi wanita stressilustrasi wanita stress © healthline.com

Ternyata, stress juga dapat menjadi penyebab kamu sering sendawa. Saat kamu gugup, cemas hingga stress, ada kemungkinan kamu mengalami hiperventilasi atau terlalu banyak menghirup udara. Hal ini dapat menyebabkan sendawa yang disebut sebagai sendawa supragastrik.

Sendawa supragastrik ini terjadi ketika kamu menghisap udara ke dalam dada lalu dengan cepat mendorong udara itu sehingga udara keluar dan menjadi sendawa.

3 dari 5 halaman

Asam lambung

Ilustrasi Sakit Asam LambungIlustrasi Sakit Asam Lambung © shutterstock.com

Kenaikan asam lambung hingga kerongkongan bukan hanya membuat kamu mual, tapi juga memicu sendawa. Hal ini dikarenakan kamu menelan lebih banyak udara, sehingga perut terasa kembung dan akhirnya banyak bersendawa.

Namun jangan khawatir, jika gejalanya ringan, kamu bisa mengatasinya dengan meminum antasida yang dijual bebas di apotek.

4 dari 5 halaman

Ilustrasi SendawaIlustrasi Sendawa © Shutterstock.com

Sendawa memang respon alami tubuh untuk mengurangi ketidaknyamanan pada perut. Namun, bila sendawa terus berlangsung dan tidak kunjung sembuh, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Apalagi bila sering sendawa disertai dengan:

  • Berat badan berkurang: Jika sendawa terjadi terus-menerus dan menyebabkan berat badan berkurang, waspadalah. Kondisi ini bisa menjadi gejala terjadinya peradangan, infeksi, bisul (ulkus) pada sistem pencernaan, dan kanker perut.
  • Muntah-muntah: Sendawa disertai muntah bisa menjadi gejala hernia genital, pertumbuhan bisul di usus kecil, dan kenaikan asam lambung (GERD).
  • Sakit perut: Sendawa berlebihan yang disertai perut sakit dan perih, perut kembung, hingga turunnya berat badan bisa menjadi pertanda terjadinya infeksi bakteri H. pylori yang bisa menyebabkan tukak lambung.
  • Sembelit atau diare: Jika sendawa berlebihan yang dialami disertai sembelit, muntah, perut kembung, sakit perut, dan penurunan berat badan, ini bisa menjadi gejala peradangan usus atau irritable bowel syndrome (IBS).

 

5 dari 5 halaman

Jadi, anggapan bahwa sering sendawa menjadi ciri masuk angin nggak benar ya guys. Lebih lanjut, kamu harus selalu perhatikan gejala yang terjadi di dalam tubuh kamu, ya. Ketika sendawa tidak kunjung sembuh dan disertai gejala lain, tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan kesehatanmu.

Beri Komentar