© Shutterstock
Meski sudah memasuki era new normal, harus diakui bahwa pandemi corona covid-19 masih belum berakhir. Angka terinfeksi masih tinggi, dan itu termasuk juga anak-anak. Sementara anak dengan COVID-19 sering dikaitkan dengan sindrom MIS-C.
ilustrasi anak sakit © Tom Wang / Shutterstock / vox.com
Melansir dari Cdc.gov, sindrom mis-c merupakan sindrom peradangan mulsitem pada anak-anak. Ialah kondisi di mana beberapa bagian tubuh meradang. Seperti jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, atau organ pencernaan.
Anak-anak dengan MIS-C bisa alami demam dan juga gejala lainnya, seperti sakit perut (usus), muntah, diare, sakit leher, ruam, mata merah, atau merasa lelah.
Virus corona tak memandang bulu. Tak hanya orang dewasa, anak kecil pun juga bisa terserang. Namun melansir dari Liputan6.com, meskipun anak sudah sembuh dari COVID-19, namun setelahnya masih menderita sindrom MIS-C, hal ini bisa mengakibatkan kematian.
Hal ini diungkapkan oleh Ahli Neonatalogi dari Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di San Antonia, Dr Alvaro Moreira MD MSc.
Alvaro bersama timnya melakukan penelitian yang melibatkan 662 pasien anak dengan sindrom MIS-C selama pandemi covid-19.a!
Ilustrasi Anak Sakit Perut © 2020 https://www.diadona.id https://www.shutterstock.com/g/narikan
Ia menemukan bahwa rata-rata anak dengan sindrom MIS-C memliki tanda-tanda seperti demam, nyeri perut atau diare, dan ditambah muntah-muntah. Ruam juga demikian.
Dari 662 pasien anak dengan sindrom MIS-C tersebut, ada 11 anak yang meninggal. Meski dinilai masih rendah, tapi tetap saja.
" Akan tetap angka ini sebenarnya jauh lebih tinggi daripada angka kematian 0,09 persen yang diamati pada anak-anak dengan COVID-19," jelasnya.
Untuk itu, Alviro menambahkan bahwa anak-anak tersebut harus dipantau lebih serius agar bisa melihat apakah bisa diatasi dengan baik selama sisa hidup mereka.
" Ini adalah anak-anak yang akan membutuhkan pemantauan lebih serius guna melihat apakah amsalah sindrom MIS-C ini mampu teratasi dengan baik selaam sisa hidup mereka," ucap Alvaro.
Sindrom MIS-C adalah mimpi buruk untuk setiap orangtua meskipun anaknya sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19, kata Alvaro.
Wah, serem juga ya. Semoga anak-anak kita bagi-bagi saja, ya!
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif