Lansia Sering Uring-uringan di Malam Hari, Kenapa Ya?

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Selasa, 5 Oktober 2021 14:27
Lansia Sering Uring-uringan di Malam Hari, Kenapa Ya?
Ada yang sering menemukan lansia mengalami hal tersebut?

Ketika umur sudah lanjut usia (lansia), tentu tubuh mengalami perubahan drastis secara alami. Tak sedikit dari mereka yang jadi tidak bisa merawat diri sendiri. Alhasil, ada orang lain yang merawatnya. Tak sedikit dari mereka menemukan lansa yang sering uring-uringan di malam hari.

Kira-kira, kenapa ya?

 

1 dari 4 halaman

Sindrom Sundowning

Ilustrasi Lansia Uring-UringanIlustrasi Lansia Uring-Uringan © Shutterstock

Salah satu penyebabnya karena lansia tersebut memiliki sindrom sundowning. Jonathan Graff Radford, M.D di Mayo Clinic, menjelaskan bahwa sindrom sundown merupakan kondisi yang menyebabkan lansia mengalami perubahan perilaku pada sore hari maupun di malam hari.

Sindrom Sundowning sendiri bukanlah sebuah penyakit, melainkan sekelompok gejala pada waktu tertentu. Penyebabnya pun belum diketahui dengan pasti, namun sejauh ini kemungkinan bebsar karena dipengaruhi oleh otak dan jam biologis tubuh lansia yang mulai tertanggu.

 

2 dari 4 halaman

Orang yang mengalami sindrom sundowning pun erat kaitannya dengan alzheimer. Alzheimer sendri adlaah penyakit progresif yang menyebabkan otak menyusut dan sel-sel mati. Umumnya lansia dengan kondisi ini mengalami penurunan kemampuan berpikir, berperilaku, serta bersosialisasi, bahkan untuk menjalani fungsi dirinya sendiri.

Lansia dengan sindrom sundowning bisa bertanda mudah marah, gelisah, linglung, mondar-mandir, curogaan, bahkan berhalusinasi sampai berteriak. Gejala sindrom sundowning biasanya dipicu oleh durasi tidur lansia yang berkurang, ada di tempat yang gelap atau terlalu terang, tubuh kelelahan, kelaparan, dan kehausan, bahkan sampai lingkungan yang berisik.

 

3 dari 4 halaman

Ilustrasi Lansia Uring-UringanIlustrasi Lansia Uring-Uringan © Shutterstock

Untuk menghadapi lansia dengan sindrom sundowning, perlu diketahui dulu apa pemicunya. Kemudian baru cari tahu cara menghadapinya. Jika sudahm atur aktivitas dan kebiasaan lansia, serta menciptakan suasana yang nyaman. Terakhir, perhatian kesehatan yang menyeluruh.

Ada baiknya juga konsultasikan dokter terkait untuk penanganan yang tepat terkait hal ini. Buat kamu yang merawat lansia, jangan lupa untuk menjaga kesehatan agar bisa terus memantau dan merawat kesehatannya.

 

Beri Komentar