© Https://www.freepik.com/free-photo/twitter-application-icon-two-cellphone-blue-painted-wall_257325
Twitter memiliki fitur yang sepertinya menjadi satu-satunya pembeda dari aplikasi lain yaitu fitur retweet. Fungsinya adalah untuk membagikan tweet orang lain melalui akun kita.
Masalahnya, terkadang ada informasi yang dibagikan ulang, retweet, atau teruskan dapat berisi informasi yang salah. Ini dapat menyebabkan spekulasi, rumor hingga keresahan tersendiri.
Atas alasan inilah Twitter akan melakukan pembatasan pada fitur Retweet-nya. Dalam agendanya membatasi retweet ini, Twitter akan mendorong pengguna untuk menambahkan komentar untuk memberikan konteks lebih banyak pada posting tersebut daripada hanya me-retweet secara langsung.
Namun, apa yang dilakukan Ywitter dalam membatasi retweet ini sifatnya hanya sementara. Sebenarnya,fitur ini ditujukan untuk meminimalisir info hoaks menjelang pemilihan presiden di USA.
Twitter Batasi Fitur Retweet © Engadget
Selain itu, apa yang dilakukan Twitter dalam membatasi fitur retweet ini adalah membuat orang mempertimbangkan mengapa mereka akan membagikan sesuatu. Mereka harus memberikan alasan ataupun pendapatnya.
Twitter akan melakukan pembatasan retweet mulai tanggal 20 Oktober hingga hajatan pemilihan presiden di USA selesai.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet