Pendiri Off-White Sekaligus Desainer LV, Virgil Abloh Meninggal Dunia karena Kanker Angiosarcoma

Reporter : Olivia Lidya Elsanty
Senin, 29 November 2021 12:38
Pendiri Off-White Sekaligus Desainer LV, Virgil Abloh Meninggal Dunia karena Kanker Angiosarcoma
Virgil Abloh bertahun-tahun berjuang melawan kanker langka.

Berita duka datang dari dunia fashion. Desainer ternama asal Amerika Serikat, Virgil Abloh, meninggal dunia pada usia 41 tahun akibat kanker langka yakni Angiosarcoma.

Virgil Abloh dikenal sebagai pendiri Off-White sekaligus direktur artistik untuk koleksi pria Louis Vuitton (LV). Ia dikabarkan telah berjuang melawan kanker selama bertahun-tahun.

1 dari 4 halaman

" Kami semua terkejut atas kabar buruk ini. Virgil bukan hanya seorang desainer yang jenius, visioner, tetapi juga seorang pria dengan jiwa yang indah dan kebijaksanaan yang besar," ujar Kepala Eksekutif LVMH Bernard Arnault, seperti melansir dai AFP via CNN.

Kabarnya, Virgil Abloh sudah berjuang melawan kanker langka ini selama dua tahun terakhir. Virgil Abloh memilih tak mempublikasikan penyakit yang dialaminya sejak tahun 2019 silam. Kendati demikian ia masih bisa memimpin beberapa institusi penting sembari menjalani perawatan akibat kanker yang menyerangnya.

2 dari 4 halaman

Mengutip dari The Guardian, Virgil Abloh merupakan warga AS yang juga bekerja sebagai DJ dan seniman virtual. Pria yang lahir dari keluarga imigran Ghana di Amerika Serikat ini mendirikan label streetwear Off-White yang berbasis di Milan, di mana 60% sahamnya dikuasai LVMH.

Virgil Abloh merupakan pria kulit hitam pertama yang masuk dalam jajaran pimpinan kreatif di lini busana top asal Perancis, yakni Louis Vuitton. Ia mampu membawa busana jalanan seperti hoodies dan sneaker ke atas panggung catwalk dunia, sehingga ia dipilih menjadi direktur artistik koleksi pria LV sejak tahun 2018 silam.

3 dari 4 halaman

Selama bekerja dengan LV, Virgil Abloh memiliki misi untuk memperkenalkan isu sosial dan lingkungan ke atas panggung busana. Salah satu pesannya yakni antirasialisme dan antihomofobia, yang disematkannya saat pertunjukkan mode di Paris bulan Januari lalu.

Pada awal tahun 2021, Virgil Abloh pernah menyatakan kerjasamanya dengan LVMH membuka sebuah peluang. Dari kerjasama tersebut, terjadi perluasan peluang bagi individu-individu yang beragam dan mendorong kesetaraan serta inklusi yang lebih besar dalam industri busana.

Beri Komentar