Berkeringat Saat Bercinta Bikin Hubungan Suami Istri Makin Erat, Beneran tuh?

Reporter : Firstyo M.D.
Selasa, 28 Juli 2020 19:40
Berkeringat Saat Bercinta Bikin Hubungan Suami Istri Makin Erat, Beneran tuh?
Berkeringat nggak cuma karena hawa, tapi juga bisa bikin suasana makin panas.

Punggung dan ketiak basah, baju jadi lembab, kulit rasanya lengket. Dalam kegiatan di luar olahraga, keringat memang jadi salah satu cairan tubuh yang paling mengganggu kegiatan. Nggak heran kalau akhirnya banyak produk diciptakan untuk meminimalisir keluarnya cucuran keringat.

Namun, suami istri layak untuk mensyukuri produksi keringat yang dihasilkan tubuh karena hal tersebut bisa sangat membantu meningkatkan keterikatan dalam hubungan seksual lho!

1 dari 3 halaman

Efek keringat lelaki untuk perempuan

Menurut sejumlah penelitian, keringat memiliki efek yang hampir sama baik pada perempuan maupun laki-laki, yakni sama-sama bisa meningkatkan hormon seksual.

Sebuah penelitian oleh University of California, Berkeley menyebut bahwa keringat laki-laki dapat membuat perempuan menjadi lebih bergairah secara seksual. Hal ini disebabkan karena keringat laki-laki mengandung unsur andrastadenone yang dapat meningkatkan hormon kortisol pada perempuan yang menghirup aromanya. Penelitian ini juga menyebut bahwa andrastadienone tergolong sebagai feromon, sejenis zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual.

" Banyak yang berpendapat kalau feromon hanya berlaku pada hewan dan tidak pada manusia. Walaupun begitu, androstadienone nyatanya dapat memberi perubahan hormon fisiologis dan psikologis pada perempuan layaknya feromon," ungkap sang peneliti, Claire Wyart, seperti dikutip dari sciencedaily.com.

2 dari 3 halaman

Efek keringat perempuan untuk lelaki

Tak hanya keringat laki-laki yang dapat meningkatkan gairah seksual perempuan. Hal ini pun berlaku sebaliknya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Kent's School of Psychology menunjukkan bahwa laki-laki menunjukkan dorongan untuk melakukan kontak fisik dan aktivitas seksual saat menghirup aroma tubuh perempuan.

" Studi kami menunjukkan bahwa laki-laki cenderung lebih sensitif dalam menangkap sinyal lewat penciuman. Keringat dan aroma tubuh perempuan akan ditangkap sebagai bentuk gairah seksual. Sinyal tesebut berpadu dengan ekspresi visual akan menciptakan peningkatan motivasi seksual," terang peneliti Arnaud Wisman dilansir dari psychologytoday.com.

3 dari 3 halaman

Ilustrasi pasangan berciuman

Keringat memang dapat mendukung aktivitas seksual suami istri. Namun perlu diingat juga untuk tetap menjaga kebersihan diri agar bau keringat yang muncul nggak berubah jadi bau menyengat yang justru mengganggu.

" Berkeringat ok sampai di tingkatan tertentu, tapi semua orang perlu tahu batasan aroma yang dihasilkan," tutur Gabriele Frobose dilansir dari Mid-Day via Liputan6.com.

Tuh, jaga kebersihan diri dengan baik ya biar keringatmu bisa bikin pasangan makin terpikat~

Beri Komentar