© Shutterstock.com
Banyak faktor yang nyatanya bisa memengaruhi kehamilan Moms. Tak hanya berat badan, ternyata tinggi badan juga berpengaruh. Beberapa studi menemukan bahwa ada keterkaitan tentang tinggi badan dan proses persalinan.
Ada kemungkinan bahwa wanita dengan tubuh pendek mengalami beberapa komplikasi kehamilan. Meski begitu, tentu saja masih banyak faktor lainnya yang bisa memengaruhi kehamilan seperti faktor genetik, kebiasaan, gaya hidup, dan lainnya.
Melansir dari Parenting Firstcry berikut Diadona rangkum lima risiko kehamilan yang cenderung dialami oleh ibu hamil bertubuh pendek. Apa saja itu?
ilustrasi bayi di rumah sakit © Wataru Ito / asia.nikkei.com
Kelahiran prematur jadi salah satu komplikasi kehamilan yang mungkin dialami oleh wanita yang berpostur pendek. Bayi dikatakan mengalami kelahiran prematur saat mereka lahir sebelum minggu ke 37 kehamilan.
Hal ini pada umumnya karena ibu yang bertubuh pendek memiliki ruang perut yang kecil sehingga saat bayi tumbuh, ia mendorong panggul ibu dan organ internal lainnya.
Ilustrasi Melahirkan © shutterstock
Kadang, karena tekanan pada bayi, pecahnya kantung ketuban mungkin nggak nberkembang menjadi persalinan Moms. Meski masalah ini nggak hanya dialami oleh wanita bertubuh pendek, sayangnya mereka berisiko lebih tinggi Moms mengalami pecah ketuban yang menyebabkan gawat janin.
Pendarahan berlebihan juga bisa jadi komplikasi kehamilan yang harus dihadapi saat melahirkan. Selama persalinan normal, wanita bertubuh pendek cenderung harus berusaha lebih keras untuk mendorong bayi keluar.
Hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan vagina yang bisa menyebabkan pendarahan berlebihan.
ilustrasi melahirkan © freepik.com
Kadang selama persalinan normal, sayatan kecil antara vagina dan anus perlu dilakukan untuk memudahkan kepala bayi keluar atau disebut dengan episiotomi.
Meski sayatan ini nggak hanya khusus untuk ibu hamil bertubuh pendek, namun biasanya ibu bertubuh pendek akan mendapatkan sayatan yang jauh lebih dalam. Kondisi ini membuat ibu membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.
Ilustrasi Melahirkan © Urshita Saini/Hindustantimes.com
Wanita bertubuh pendek rentang menjalani operasi caesar Moms. Karena itu, secara otomatis menempatkan mereka pada risiko lebih tinggi mengalami komplikasi saat persalinan caesar seperto pendarahan internal, infeksi, dan radang rahim.
Nah, itu dia lima komplikasi kehamilan yang perlu diwaspadai wanita hamil yang memiliki tubuh pendek. Tapi tenang Moms, kondisi setiap wanita berbeda-beda.
Karena itu, hal yang paling tepat adalah rajin melakukan pemeriksaan pada dokter sehingga bila Moms berisiko mengalami komplikasi kehamilan, hal itu langsung bisa diketahui sehingga dokter bisa menentukan perawatan yang tepat. Semoga bermanfaat.
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif