Menonton Film Seram Ternyata Bikin Orang jadi Sehat, Ini Penjelasannya!

Reporter : Mila Ismiranda
Kamis, 20 Januari 2022 07:57
Menonton Film Seram Ternyata Bikin Orang jadi Sehat, Ini Penjelasannya!
Apa kamu juga suka nonton film-film yang seram?

Mungkin saat membaca judul artikel ini kamu akan bertanya-tanya, "Kok bisa sih?"

Tapi, hal ini benar adanya. Saat menonton film horor atau yang seram, efeknya sama seperti olahraga. Terbukti dari beberapa penelitian, penggemar film horor menikmati beragam manfaat kesehatan dari ketegangan yang mereka rasakan.

Apa saja sih manfaatnya? Yuk simak sama-sama!

1 dari 4 halaman

Efektif Membakar Kalori

Ilustrasi Menonton Film HororIlustrasi Menonton Film Horor © Shutterstock

Sebuah penelitian dari University of Westminster, Inggris, tahun 2012, menyatakan bahwa menonton film horor yang biasanya berdurasi 90 menit bisa membakar kalori sedikitnya 113 kkal. Jumlah itu setara dengan jalan kaki selama 30 menit.

Saat menonton film horor pastinya kamu mengantisipasi jumpscare. Nah, antisipasi dan dag-dig-dug ini menciptakan dorongan adrenalin yang menjadi bahan bakar pembakaran kalorimu.

2 dari 4 halaman

Meningkatkan Sistem Imun

Ilustrasi Menonton Film HororIlustrasi Menonton Film Horor © Shutterstock

Film horor juga bisa membuatmu lebih jarang sakit. Kok bisa sih? 

Sebuah penelitian dari Coventry University, Inggris, mengungkap aktivitas darah putih (leukosit) meningkat saat menyaksikan sesuatu yang menegangkan. Aktivitas darah putih ini biasanya meningkat saat melawan infeksi luka.

Dari 32 responden yang dites darahnya sebelum dan setelah menonton film horor berdurasi 80-an menit yang belum pernah mereka tonton sebelumnya (Texas Chainsaw Massacre, 1974), para peneliti menemukan peningkatan pada sirkulasi leukosit, konsentrasi hemoglobin, dan hematokrit sebagai respons tanggapan perasaan tegang tersebut.

3 dari 4 halaman

Meningkatkan Aktivitas Otak

Ilustrasi Menonton Film HororIlustrasi Menonton Film Horor © Shutterstock

Saat menonton film horor lalu adegan jumpscare melintas, pasti tubuh akan mengalami kejutan kecil.

Peneliti dari Manhattan College, Amerika Serikat, mengatakan bahwa walaupun saraf motorik kita otomatis menjadi pasif saat menonton, jumpscare cukup kuat untuk mengaktifkan saraf motorik kembali.

Beri Komentar