Hati-hati, Anak Mudah yang Mageran Rentan Kena Diabetes Lho!

Reporter : Anif Fathul Amin
Minggu, 27 November 2022 08:03
Hati-hati, Anak Mudah yang Mageran Rentan Kena Diabetes Lho!
Hayo siapa nih yang mageran banget?

Jangan salah, mager alias malas gerak, atau dalam bahasa asingnya pola hidup sedentary life, itu adalah kebiasaan yang harus dijauhi sejauh-jauhnya. Sebab mager, selain bisa membuat orang lain sebal, apalagi pasangan dan orangtua, juga berisko besar sebabkan diabetes, bahkan obesitas. Jadi penyakit diabetes bukan saja bisa disebabkan oleh asupan makanan tinggi gula, karbohidrat, tapi juga sangat bisa disebabkan oleh mager alias malas gerak.

1 dari 5 halaman

Ilustrasi MagerIlustrasi Mager © Shutterstock

Seperti diutarakan oleh Ketua Perkeni, Prof Dr Ketut Suastika, SpPD-KEMD, orang malas gerak berpeluang mengalami obesitas. Nah, jia sudah obesitas, kadar trigliserida bisa melonjak naik, yang menyebabkan diabetes dan penyakit metabolik lainnya.

" Memang diabetes bisa datang dari faktor genetik. Namun, perilaku hidup tidak sehat seperti malas bergerak itu faktor yang lebih besar," jelasnya dalam media gathering, seperti dikutip dari laman Kompas.com.

2 dari 5 halaman

Apalagi, lanjut Prof. Ketut, kini dengan teknologi digital manusia menjadi semakin malas gerak. Kini semua orang bisa mengakses semua hal dengan teknologi dari genggamannya. Karenanya mengapa, tidak heran saat ini orang naik turun tangga, malasnya minta ampun.

Penting juga diketahui, seseorang mengalami penyakit diabetes, diawali dengan beberapa tanda-tanda yang bisa kita ceklist sendiri, yaitu;

3 dari 5 halaman

  • Tetiba menjadi banyak makan
  • Tetiba menjadi banyak minum
  • Tetiba sering buang air kecil
  • Mengalami penurunan berat badan significant, tanpa diet, atau program olahraga.

Ilustrasi minum bobaIlustrasi minum boba © newshub.co.nz

Jika penyakit diabetes sudah parah alaias tinggi, bisa sebabkan gatal pada alat kelamin, dan menyebabkan gejala lain yang berkaitan dengan komplikasi, yakni kebutaan maupun kerusakan ginjal.

4 dari 5 halaman

Ilustrasi Wanita di GymIlustrasi Wanita di Gym © Shutterstock

Karenanya jaga pola makan, dan aktivtas serta olahraga harus dijaga selalu dengan baik.

" Tidak harus ke gym. Pilihlah olahraga yang sifatnya bisa dilakukan di rumah secara rutin. Paling tidak seminggu 150 menit atau 30 menit dalam lima hari," terangnya.

Penting juga untuk rutin melakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa, acak, beban dan HbA1c, ini penting bagi orang-orang yang mengidap diabetes tanpa bergejala.

" Kalau orang tidak mengetahui dirinya diabetes, mungkin pas datang ke dokter sudah terlanjur dalam keadaan komplikasi," ungkapnya.

Beri Komentar