4 Etika Batuk untuk Mencegah Penularan Penyakit, Catat ya!

Reporter : Mila Ismiranda
Jumat, 14 Januari 2022 07:57
4 Etika Batuk untuk Mencegah Penularan Penyakit, Catat ya!
Batuk juga ada etikanya lho.

Penyakit yang disebabkan infeksi patogen seperti virus dan bakteri bisa menular. Penularan penyakit infeksi bisa terjadi melalui kontak langsung atau bahkan menghirup udara yang mengandung droplet patogen yang dikeluarkan misalnya pada saat batuk.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui etika atau tata cara batuk yang benar sehingga bisa mencegah penularan penyakit pada orang lain.

1 dari 5 halaman

Minimalisir Risiko Penularan Penyakit

Batuk adalah respons tubuh alami karena adanya zat asing yang masuk ke dalam sistem pernapasan. Refleks ini menjadi cara tubuh untuk mengeluarkan kotoran atau iritan yang mengganggu sistem pernapasan.

Tapi, batuk yang berlangsung secara menerus bisa menandakan terdapatnya masalah dalam sistem respirasi atau penyakit lainnya. Batuk menjadi gejala yang paling umum dialami ketika terjadi infeksi patogen, yaitu mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus dan bakteri, di saluran pernapasan.

Penularan penyakit bisa berlangsung sangat cepat dari orang ke orang dikarenakan virus penyebabnya terdapat dalam droplet lendir yang dikeluarkan saat batuk.

2 dari 5 halaman

Menutup Hidung dan Mulut dengan Tisu

Ilustrasi BatukIlustrasi Batuk © Shutterstock

Kalau kamu mau batuk, etika yang tepat adalah segera mengambil tisu untuk menutupi mulut dan hidung.

Langsung buang segera tisu yang digunakan ke tempat sampah, sebelum tisu tersebut disentuh atau bahkan digunakan oleh orang lain.

Tapi, kalanya saat batuk kamu tidak sempat mengambil tisu untuk menutup mulut dan hidung. Maka, batuklah pada bagian dalam lengan atas, jangan pada telapak tangan.

Beda dengan telapak tangan, bagian lengan atas jarang berkontak dengan benda (gagang pintu, alat makan, atau telepon) atau melakukan sentuhan fisik seperti saat berjabat tangan dengan orang lain.

3 dari 5 halaman

Menjaga Jarak

Ilustrasi BatukIlustrasi Batuk © Shutterstock

Saat batuk, jangan lupa untuk memalingkan wajah atau menjauhi orang-orang yang ada di sekitar. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada cipratan droplet yang mengenai tubuh atau wajah orang lain.

Melansir International Journal of Indoor Environment and Health, estimasi droplet yang dapat terhirup seseorang berada pada jarak 1,5 meter dari orang batuk atau bersin.

4 dari 5 halaman

Mencuci Tangan Pakai Sabun

Ilustrasi Mencuci TanganIlustrasi Mencuci Tangan © Shutterstock

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah batuk. Sebagian besar penyakit pernapasan berbahaya disebarkan dari sentuhan tangan yang terkontaminasi patogen ke bagian wajah.

Etika mencuci tangan dengan benar adalah dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Selama mencuci tangan, pastikan kamu membersihkan seluruh bagian telapak tangan, termasuk menggosok sela-sela jari.

5 dari 5 halaman

Pakai Masker

Ilustrasi BatukIlustrasi Batuk © Shutterstock

Kalau merasa sakit dan batuk terus-menerus, pakailah masker. Jangan lupa ganti masker secara berkala atau cuci dengan sabun yang mengandung disinfektan kalau menggunakan bahan masker yang bisa dipergunakan ulang.

Hindari menggunakan masker yang sudah kotor dan lembab karena justru menjadi lingkungan yang kondusif untuk kuman penyakit berkembang biak.

Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Beri Komentar