6 Bahan yang Sebaiknya Nggak ditambahkan dalam Kopi, Apa Aja ya?

Reporter : Bagus Prakoso
Kamis, 17 September 2020 16:20
6 Bahan yang Sebaiknya Nggak ditambahkan dalam Kopi, Apa Aja ya?
Bagi yang suka banget sama kopi susu atau kopi krimer, perlu perhatikan hal ini, nih!

Minum kopi memang telah menjadi kebiasaan yang udah menjamur di semua kalangan. Baik itu orang tua maupun muda, minum kopi seakan telah menjadi gaya hidup tersendiri.

Kopi sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jika diolah dengan sangat benar. Hanya saja, pasti rasanya akan sangat pahit karena kopi memang dominan dengan rasa pahit.

Masalahnya, saat ini udah banyak coffeeshop-coffeeshop yang menjamur di berbagai sudut kota dengan rasa yang sangat disesuaikan dengan anak muda. Kopi susu atau kopi krimer memang menjadi favorit anak muda saat ini.

Tapi ternyata bahan-bahan yang ada dalam kopi susu tersebut justru kurang sehat untuk tubuh jika dikonsumsi hampir setiap hari. Nah, kali ini, diadona.id akan membahas bahan apa saja yang sebaiknya kamu hindari untuk dicampurkan dalam kopi. Melansir dari Eat This, berikut ulasannya.

1 dari 7 halaman

Krimer Kemasan

Ilustrasi KrimerIlustrasi Krimer © unsplash.com/Alex Boyd

Menambahkan krimer mungkin sudah umum dilakukan oleh sebagian kalangan. Namun ternyata, kandungan natrium fosfat dalam krimer perlu kamu perhatikan. Pasalnya, zat Aditif ini bisa meningkatkan risiko masalah jantung. Melansir dari Eat This, Pusat Sains Kepentingan Umum atau CSPI memasukkan natrium fosfat memang tidak beracun, hanya saja jika dikonsumsi dalam jumlah besar mungkin sangat tidak aman atau justru meningkatkan gizi buruk. Nggak hanya jantung, efeknya bisa buruk untuk ginjal dan juga tulang.

2 dari 7 halaman

Krim Keto

Krim keto memang diklaim rendah karbohidrat dan gula, sehingga menjadi gaya hidup baru yakni diet keto.

Hanya saja, nggak semua yang berlabel keto baik untuk tubuh. Krimer keto tetap memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Sehingga kamu harus memperhatikan asupan lemak yang masuk dalam tubuhmu.

3 dari 7 halaman

Pemanis Buatan

Ilustrasi Pemanis BuatanIlustrasi Pemanis Buatan © unsplash.com/Sharon McCutcheon

Kurangi pemanis buatan. Beberapa penelitian menemukan terlalu sering mengonsumsi pemanis buatan akan menyebabkan meningkatnya konsumsi makanan buatan yang rendah gizi dan tinggi kalori.

4 dari 7 halaman

Sirup Perasa

Ilustrasi Syrup PerasaIlustrasi Syrup Perasa © unsplash.com/Conor Brown

Kopi dengan berbagai rasa buatan memang udah banyak di kalangan Coffeeshop. Biasanya rasa itu dari sirup buatan yang ditambahkan pada kopi. Sirup-sirup ini bisa meningkatkan kadar gula dari minuman kopi hingga berkali lipat.

5 dari 7 halaman

Gula Pasir

Ilustrasi Gula PasirIlustrasi Gula Pasir © unsplash.com/Lena Myzovets

Gula pasir memang pemanis alami yang selalu ditambahkan dalam kopi, namun, kaamu perlu perlu memerhatikan kadarnya. Jika terlau berlebihan, justru dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hingga jantung.

6 dari 7 halaman

Kental Manis

Jika kamu memesan kopi susu atau membuat sendiri, pastikan barista tidak menggunakan kental manis. Dalam dua sendok makan kental manis mengandung 22 gram gula dan 130 kalori. Untuk itu lebih baik kamu menggunakan susu almond, soy milk, atau susu rendah lemak.

7 dari 7 halaman

Sebenarnya kopi memang sehat untuk dikonsumsi bila tanpa tambahan pemanis apapun. Bagi kamu yang memang nggak suka dengan rasa kopi yang pahit, kamu memang bisa menambahkan krimer, gula atau sejenisnya. Hanya saja, akan lebih baik bila kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan bahkan setiap hari. 

Beri Komentar