© Instagram.com/sarafajira
Lagu Lathi yang dibawakan oleh Weird Genius bersama penyanyi Sara Fajira menjadi fenomena. Tak hanya di Indonesia, gaungnya terdengar sampai ke publik internasional.
Musik rancak dari Weird Genius dan suara merdu Sara Fajira memang menghasilkan perpaduan yang merdu nan magis.
Sara Fajira © youtube.com/Deddy Corbuzier
Namun di balik itu semua, ternyata Sara Fajira pernah merasa minder dan bahkan membenci suaranya sendiri lho.
" I used to hate my voice," ujar Sara dalam interview bersama Deddy Corbuzier.
" Ini kayaknya udah terjadi beberapa tahun yang lalu, aku kayak nggak bisa menerima karakter suaraku. Aku nggak suka suaraku kayak gini. Kenapa sih aku nggak bisa kayak penyanyi lain yang bisa cengkok cengkok terus ngeluarin suara aja udah enak gitu," ujar Sara.
Sara Fajira © youtube.com/Deddy Corbuzier
Menurut Sara itu terjadi karena kala itu dirinya belum bisa menerima karakter suaranya sendiri.
Di balik itu semua, ketidak bisaan menerima karakter suaranya sendiri itu membuat Sara terdorong menjadi penyani yang lebih baik lagi.
" Ngerti nggak lo, justru kalau udah menerima itu artinya udah terlalu nyaman. Kalau tidak terima kan akhirnya terus mencari. Terus belajar," ujar Deddy yang langsung disetujui oleh Sara.
Tentu sekarang Sara sudah jadi penyanyi yang lebih pede dengan karakternya sendiri ya. Terbukti dengan meledaknya lagu Lathi yang ia nyanyikan.
Maju terus Sara Fajira!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet