Djadjaq Coffee Painting, Kreasi Aksesori yang Dilukis Menggunakan Kopi

Reporter : Olivia Lidya Elsanty
Selasa, 4 Mei 2021 15:15
Djadjaq Coffee Painting, Kreasi Aksesori yang Dilukis Menggunakan Kopi
Ternyata kopi nggak cuma buat diminum loh~

Kopi sudah menjadi bagian dari hidup sehari-hari masyarakat. Ada yang memang kebutuhan, tapi ada juga yang karena kebiasaan.

Jika selama ini kopi hanya dimanfaatkan sebagai minuman, Djadjaq Coffee Painting justru punya cara unik untuk memanfaatkan kopi. Rizalina sebagai ownernya justru memanfaatkan kopi untuk kreasi estetika.

1 dari 5 halaman

Seluk Beluk Bisnis Djadjaq Coffee Painting

Djadjaq Coffee PaintingDjadjaq Coffee Painting © Diadona.id

Dalam bincang-bincangnya dengan tim Diadona, Rizalina mengaku bahwa bisnis ini sudah dijalaninya selama beberapa tahun dan dipasarkan lewat Instagram dan WhatsApp. Namun, sejak tahun 2020 produk-produknya sudah bisa ditemukan di berbagai e-commerce seperti Tokopedia, Shopee dan Moselo.

Konsep yang dipakai Djadjaq Coffee Painting ini terbilang masih orisinil, karena belum ada tandingannya. Rizalina pun mengaku masih bekerja sendiri dan belum punya team, sehingga kadangkala masih agak keteteran jika terlalu banyak pesanan.

2 dari 5 halaman

Djadjaq Coffee PaintingDjadjaq Coffee Painting © Diadona.id

Rizalina sempat bercerita, bahwa dulu hanya membuat lukisan wajah dari kopi yang dipesan untuk momen tertentu seperti ulang tahun, kado pernikahan, dan kado perpisahan.

Hal itu rupanya lebih sulit, harganya juga mahal, serta nggak terjangkau ke semua kalangan. Hingga akhirnya ia memutuskan beralih ke ilustrasi dan diaplikasikan pada produk jadi, sehingga semua orang bisa pakai dan repeat order.

3 dari 5 halaman

Cara pembuatan produk-produk Djadjaq Coffee Painting

      View this post on Instagram

A post shared by Rizalina Binti Jajaq (@djadjaq)

Rizalina menggunakan bahan-bahan seperti kopi (tanpa ampas), kuas, palet, dan pensil. Pertama-tama, desain gambar akan dibuat di sketch paper, lalu diwarnai dengan campuran air dan kopi. Pewarnaan ini pun bisa diulang sesuai dengan terang atau gelapnya gambar.

Selanjutnya, sketsa manual akan di-digitalisasi. Sketsa akan di-scan, lalu mengalami beberapa editing di komputer untuk mengatur ketajaman serta terang-gelapnya. Dari sinilah, sketsa akan masuk dalam proses percetakan.

Produk yang ditawarkan berupa topi, masker, kotak tissu, totebag, serta hijab. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

4 dari 5 halaman

Pengalaman selama berjualan

      View this post on Instagram

A post shared by Rizalina Binti Jajaq (@djadjaq)

"Ada pembeli yang suka banget sama kucing, begitu liat produkku dia mesen masker langsung banyak kira-kira selusin lebih gitu. Yang paling happy tuh ada beberapa customer yang pake bucket hat beli di aku dan dijadiin profile picture terus sering banget dipake kemana-mana. Terharu aja lihatnya," pungkas Rizalina.

Beri Komentar