Menilik Keindahan Kawah Ratu di Kaki Gunung Salak, Tempat Wisata dengan Fenomena Alam yang Lengkap dan Menarik

Reporter : Olivia Lidya Elsanty
Selasa, 22 Agustus 2023 16:22
Menilik Keindahan Kawah Ratu di Kaki Gunung Salak, Tempat Wisata dengan Fenomena Alam yang Lengkap dan Menarik
Bosen main ke laut? Cobain destinasi yang satu ini yuk~

Bagi sebagian orang, pantai dan laut sering jadi destinasi wisata untuk melepas penat. Namun, ada kalanya, kamu perlu mencoba suasana baru untuk mendapatkan pengalaman yang bervariasi.

Kawah Ratu merupakan tempat wisata alam yang memiliki 'fitur' cukup lengkap. Dengan mengunjungi lokasi ini, kamu bisa menikmati sejuknya hawa pegunungan, keindahan air terjun, berkemah santai, atau menikmati fenomena alam bekas letusan dahsyat Gunung Salak.

1 dari 6 halaman

Lokasi Kawah Ratu Gunung Salak

Kawah Ratu Gunung Salak

Kawah Ratu sendiri merupakan salah satu Resort (RPTN) yang ada di SPTN Wilayah III Sukabumi, Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Lokasi tepatnya berada di kaki Gunung Salak dari sisi lereng selatan Gunung Salak. Secara administratif, lokasi ini berbatasan dengan Desa Cidahu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Bisa dibilang, Kawah Ratu sangat mudah dijangkau baik dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Dari arah Bandung, kamu bisa menempuh rute kota Sukabumi, lanjut ke arah Bogor sampai perempatan Cidahu, kemudian belok kiri lurus sampai ke lokasi wisata Kawah Ratu.

Jika dari arah Jakarta, kamu bisa menempuh perjalanan melalui tol Jagorawi sampai di Ciawi, kemudian lanjut ke jalur arah Sukabumi sampai di perempatan Cidahu, lalu belok kanan dan lurus sampai di lokasi wisata Kawah Ratu.

2 dari 6 halaman

Biodiversitas

Kawah Ratu Gunung Salak

Lokasi wisata Kawah Ratu memiliki vegetasi tumbuhan yang cukup unik. Di sebelah bawah, terdiri dari gugusan pohon Damar dengan batang lurus dan daun menyerupai jarum.

Tanah di bawah tegakan pohon ini cukup bersih dari vegetasi bawah, sehingga bisa dijadikan lokasi kemah. Di lokasi bagian hutan bervegetasi homogen, pengunjung mungkin bertemu dengan satwa liar, seperti monyet ekor panjang, jelarang, jenis-jenis musang, burung, dan sebagainya.

Semakin naik ke atas menuju jalur hiking, kamu akan merasakan suasana hutan belukar alami khas pegunungan tropis. Satwa liar di daerah ini akan semakin beragam, mulai dari visual, jejak, maupun suaranya.

Di area kawasan vegetasi hutan hujan tropis ini, pengunjung mungkin akan melihat surili, monyet ekor panjang, owa jawa, lutung, serta macan tutul atau macan kumbang, serta mendengar beragam suara khas dari serangga dan burung kecil. Tentu aja pertemuan ini secara tidak langsung, dari kotoran, jejak kaki, dan marking pada batang pohon.

3 dari 6 halaman

Objek wisata alam

Kawah Ratu Gunung Salak

Di tempat wisata ini, kamu akan menemukan area berkemah yang cukup luas. Ada tiga blok yang dilengkapi dengan fasilitas MCK atau toilet, serta warung-warung yang menyediakan makanan berat dan ringan.

Ketiga blok ini tersusun dari blok paling bawah hingga paling atas. Masing-masing blok dihubungkan dengan jalan beraspal yang bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat. Dari area perkemahan ini, kamu udah bisa menyaksikan matahari terbit di puncak Gunung Gede.

4 dari 6 halaman

Kawah Ratu Gunung Salak

Berpindah dari area perkemahan, kamu bisa menjelajah untuk menemukan air terjun. Resort Kawah Putih memiliki tujuh air terjun yang lokasinya tersebar.

Namun, hanya ada lima air terjun yang mudah diakses dan biasa dikunjungi wisatawan. Kamu bisa menikmati keindahan pemandangan, gemurush suara air dan angin yang berpadu, sekaligus main di air terjun Curug 1, 2, 3, Curug Dua Undak, dan Curug Ngumpet.

5 dari 6 halaman

Kawah Ratu Gunung Salak

Highlight dari tempat wisata ini adalah Kawah Ratu yang merupakan bekas letusan Gunung Salak. Area kawah ini memiliki luas sekitar 2 hektar dan sampai saat ini masih mengeluarkan air dan uap panas, serta gas belerang.

Kawah ini sering jadi titik akhir saat hiking atau pendakian, jaraknya sekitar 3,5 Km dari kantor Resort Kawah Ratu di Cidahu. Di tengah jalur pendakian, ada suatu lapangan seluas 0,75 hektar yang biasanya digunakan sebagai tempat berkemah hingga area penerbangan drone.

Beri Komentar