Pengen Bercinta Terus Tiap Hari, Wajar Nggak sih?

Reporter : Olivia Lidya Elsanty
Selasa, 30 November 2021 20:15
Pengen Bercinta Terus Tiap Hari, Wajar Nggak sih?
Hayoo, siapa yang bawaannya pengen anget-angetan terus sama pasangan?

Dalam hubungan rumah tangga, sesi bercinta atau berhubungan seksual menjadi salah satu kegiatan yang paling penting dan mendapat perhatian. Nggak hanya sebagai sarana bonding, sesi bercinta juga bisa memperbaiki mood agar jadi lebih baik.

Dengan manfaat yang beragam, kadang banyak pasangan suami istri yang menganggap jika bercinta sesering mungkin itu fine-fine aja untuk dilakukan. Apalagi pada pasangan yang merindukan momongan, biasanya pasti semangat banget deh kalau urusan bercinta.

Tapi sebenarnya, wajar nggak sih bercinta hampir setiap hari? Apakah perilaku semacam ini masih tergolong normal? Berikut penjelasan yang bisa kamu pahami.

1 dari 5 halaman

Perlu nggak sih bercinta terus-terusan?

Ilustrasi Pasangan BercintaIlustrasi Pasangan Bercinta © shutterstock.com/id/g/idal

Bercinta nggak hanya memenuhi kebutuhan fisik pasangan, tapi juga membangun hubungan emosional antara kedua belah pihak. Meski terkesan penting banget, bukan berarti sesi bercinta bisa dilakukan terus-terusan.

Kamu bisa saja membatasi berapa kali sesi bercinta bisa dilakukan dalam sehari atau seminggu. Hal ini harus dikomunikasikan bersama pasangan, karena masing-masing pihak tentu punya keinginan yang berbeda.

2 dari 5 halaman

Bercinta dalam kondisi terpaksa tentu nggak dianjurkan loh! Perlu dipahami, kerelaan hati untuk bercinta justru akan lebih menimbulkan kepuasan dan kesenangan.

Melansir dari laman Indy 100, memaksakan diri untuk bercinta terlalu sering bisa berdampak serius loh. Mulai dari iritasi vagina pada pihak wanita, serta penurunan jumlah sperma pada pria.

3 dari 5 halaman

Ini loh dampak terlalu sering bercinta pada tubuh

Ilustrasi Pasangan BercintaIlustrasi Pasangan Bercinta © shutterstock.com/id/g/jacoblund

Melansir dari Insider, saat berhubungan seks, otak akan melepaskan oksitosin yang menimbulkan gairah dan kegembiraan. Tapi manakala sesi bercinta tersebut usai, tubuh akan merasa sangat lelah.

Menurut Dr. Carlen Costa, seorang terapis seks, terlalu sering bercinta sama halnya dengan terlalu banyak mengeluarkan energi. Selain itu, frekuensi bercinta yang terlalu sering juga bisa membuat gairah seks berkurang.

4 dari 5 halaman

Sebenarnya, mau berapa kali bercinta tentunya tergantung keinginan masing-masing pasangan. Namun akan lebih baik jka frekuensi ini disesuaikan dengan ritme tubuh atau kondisi fisiologis.

Kalau pasangan terlalu 'ngegas', bisa-bisa orgasme dan kenikmatan seksual nggak bisa lagi dirasakan secara maksimal. Para ahli menyarankan setidaknya 1-4 saja dalam seminggu, agar organ tubuh kedua belah pihak bisa ada jeda waktu untuk beristirahat. Selain itu, hal ini juga bisa menghindari perasaan bosan satu sama lain.