© Shutterstock.com/id/g/Bangkok+Click+Studio
Bukan rahasia lagi, laki-laki adalah pihak yang cenderung punya inisiatif soal bercinta, sedangkan perempuan adalah pihak yang lebih banyak pasif. Perempuan yang jarang gerak duluan soal hubungan seksual, ternyata ada banyak alasan di baliknya.
Faktor utama penyebab hal ini adalah perbedaan cara laki-laki dan perempuan terangsang. Perbedaan ini memengaruhi inisiatif laki-laki dan perempuan dalam mengajak berhubungan seksual.
Melansir dari Fatherly, ketika alat kelamin perempuan merespons rangsangan, otak mereka tidak selalu melaporkan bahwa dirinya sedang terangsang. Di sisi lain, perempuan sebenarnya juga butuh waktu untuk bisa terangsang dan bergairah.
Lantas, apa penyebab lain yang membuat perempuan jarang punya inisiatif untuk mengajak bercinta lebih dulu? Berikut ulasannya.
Ilustrasi Pasangan di Atas Ranjang © shutterstock.com/id/g/Jelena+Danilovic
Beragam studi menemukan fakta bahwa gairah seksual perempuan cenderung lebih rendah dari laki-laki. Hal inilah yang membuat laki-laki akhirnya lebih sering mengajak berhubungan seksual lebih dulu.
Faktor biologis juga memiliki andil dalam hal ini. Laki-laki memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi, sehingga memiliki dorongan seksual yang lebih spontan, sedangkan perempuan cenderung bersifat responsif.
" Ini adalah salah satu alasan mengapa sangat penting bagi pria untuk melakukan foreplay," ujar Nicole Prause, psikofisiologis seks dan neurosaintis.
Ilustrasi Me Time © shutterstock.com/id/g/Azarnikova
Usai menjadi ibu, perempuan cenderung mengalami banyak perubahan dan kadang jadi tidak sempat memikirkan soal seks.
" Menyusui, memeluk, dan ada anak yang selalu di dekatnya sepanjang waktu membuat perempuan ingin sendiri. Ia ingin tubuhnya adalah miliknya untuk sementara waktu. Jadi, sedang tidak ingin disentuh pasangan," ujar terapis keluarga, Jill Whitney.
Kesibukan sebagai ibu rumah tangga membuat perempuan jadi mudah lelah, sehingga berimbas pada menurunnya gairah seksual. Sebenarnya, suami bisa banget membantu 'meringankan' beban sang istri agar gairah bercintanya tetap stabil.
" Mengerjakan pekerjaan rumah tangga memang tak tampak sebuah foreplay ya, tapi dapat membuat perempuan merasa santai dan bisa membautnya memikirkan keinginan untuk berhubungan seks," saran Jill.
Ilustrasi Pasutri Ngobrol © shutterstock.com/id/g/Dmytro+Zinkevych
Sudah seringkali ditekankan jika komunikasi adalah hal terpenting dalam membangun hubungan. Termasuk dalam hubungan seksual, komunikasi adalah jembatan untuk meraih kualitas bercinta yang baik.
Mungkin, sebagian istri memang nggak peka soal hubungan seksual. Nah, ada baiknya jika kamu yang lebih dulu memberi tahu mengenai hal tersebut.
" Katakan padanya bahwa kamu akan menyukainya jika melakukan langkah pertama untuk bercinta. Katakan pada istri bahwa hal itu tampak seksi dan membuat kamu merasa diinginkan," pungkas Jill.
Itulah sejumlah penyebab mengapa perempuan jarang banget ngajak bercinta lebih dulu. Gimana, apakah kamu atau pasangan juga mengalami hal ini?
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah