Bisa Membahayakan Janin, Ini 5 Posisi Tidur yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Reporter : Mila Ismiranda
Jumat, 8 Juli 2022 11:57
Bisa Membahayakan Janin, Ini 5 Posisi Tidur yang Harus Dihindari Ibu Hamil
Wajib simak nih Moms!

Ketika hamil, kebiasaan tidur bisa jadi berubah, apalagi menjelang kelahiran bayi. Moms mungkin tidak bisa tidur nyenyak karena sulit memilih posisi tidur yang nyaman. 

Awalnya mungkin Moms terbiasa tidur dengan posisi tengkurap, menyamping, atau terlentang. Namun, ketika hamil tua, Moms tidak bisa tidur dengan posisi tersebut lagi karena dapat mengganggu keselamatan janin.

Lantas, posisi tidur apa saja yang membahayakan ibu hamil dan janin? Simak ya!

1 dari 4 halaman

Pentingnya Tidur untuk Ibu Hamil

Tidur adalah salah satu kebutuhan manusia, termasuk ibu hamil. Sayangnya, sebagian besar ibu hamil mengeluhkan masalah tidur. Padahal, kebutuhan tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin.

Sedikit berbeda dengan kebutuhan orang pada umumnya, yakni sekitar 8 jam. Ibu hamil disarankan untuk tidur dengan durasi 10 jam sehari. Usahakan juga tidur di siang atau sore hari meski hanya sebentar. Kenapa? Ibu hamil dengan kualitas tidur yang bagus berpengaruh pada tumbuh-kembang janin.

Melansir Sleep Health Foundation, kalau Moms kurang tidur, fungsi tubuhnya akan terganggu. Maka, Moms akan mudah emosi, sulit berkonsentras dan sulit fokus melakukan kegiatan sehari-hari. 

2 dari 4 halaman

Manfaat Tidur untuk Ibu Hamil

Inilah beberapa manfaat tidur untuk ibu hamil:

  • Meningkatkan konsentrasi
  • Memperbaiki suasana hati
  • Menambah energi

3 dari 4 halaman

Posisi Tidur yang Harus Dihindari Ibu Hamil

  • Tidur terlentang saat hamil muda, sekitar trimester kedua

Posisi terlentang menyebabkan seluruh berat rahim terfokus di bagian belakang tubuh. Akibatnya vena akan tertekan. Pembuluh ini berfungsi mengembalikan aliran darah ke jatung.

Dengan posisi tidur terlentang saat hamil muda, Moms juga rentan mengalami gangguan pencernaan, sakit wasir, gangguan pernapasan, dan sakit pinggang. Moms dengan penyakit hipertensi juga tidak disarankan tidur dengan posisi ini karena mengganggu tekanan darah.

  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

Beberapa ibu hamil sengaja tidur terlentang dengan posisi bantal yang tinggi. Tujuannya agar Moms bisa mendapatkan posisi nyaman. Tapi, sebaiknya hindari posisi ini karena  justru membuat aliran oksigen ke otak berkurang. Selain itu, tidur dengan posisi ini menekan hati, ginjal, punggung, dan plasenta ibu hamil.

  • Tidur menyamping ke kanan

Posisi tidur ini menyebabkan seluruh berat badan ibu hamil pindah ke bagian kanan. Akibatnya, organ hati ibu menerima tekanan yang besar. Posisi ini juga membuat asupan untuk janin berkurang.

Selain itu, Moms juga berisiko mengalami keguguran. Janin pun rentan meninggal karena aliran darah ke kandungan terhalang. 

  • Tidur tengkurap

Inilah posisi tidur yang sangat tidak dianjurkan untuk bumil, apalagi kalau perkembangan janin semakin besar. Kondisi tubuh ibu tidak memungkinkan untuk posisi ini. Bukan hanya ibu yang tidak nyaman, janin juga rentan tertekan dalam kandungan.

  • Tidur dengan kaki lebih tinggi

Tidak sedikit ibu yang menempatkan bantal di kaki saat trimester pertama. Alasan utamanya adalah banyak ibu yang merasa mudah lelah. Tapi, tidur dengan posisi kaki lebih tinggi justru mempersempit ruang janin. Sehingga, aliran oksigen untuk janin berkurang.

Beri Komentar