ASI Bercampur Darah? Jangan Panik Moms, Ini Penyebabnya!

Reporter : Mila Ismiranda
Selasa, 23 November 2021 11:57
ASI Bercampur Darah? Jangan Panik Moms, Ini Penyebabnya!
ASI yang tidak sengaja tercampur dengan darah ternyata wajar kok.

Menyusui bayi adalah momen yang paling ditunggu-tunggu saat menjadi seorang ibu. Bagaimana tidak? Saat seorang ibu mulai menyusui bayi, ikatan batin (bonding) yang terjalin antara Moms dan si Kecil akan semakin meningkat.

Tapi, mungkin ada masalah yang terjadi saat menyusui. Salah satunya ASI yang bercampur darah. Bagaimana bisa? Apa penyebabnya? Apakah masih aman diminum si Kecil?

Tenang Moms, kita jawab satu-satu dalam artikel ini ya!

1 dari 3 halaman

Amankah ASI Bercampur Darah Diminum Bayi?

Ilustrasi Perah ASIIlustrasi Perah ASI © Shutterstock

Melihat ASI bercampur dengan darah mungkin membuat kebanyakan Moms jadi panik dan langsung membuang ASI-nya.

Padahal, menurut organisasi non-pemerintah La Leche League, ASI bercampur dengan darah biasanya masih sangat aman untuk bayi.

Hal yang sama juga dikatakan oleh dr. Devia Irine Putri. Menurutnya, selama jumlah darah yang tercampur tidak banyak, bayi masih boleh mengonsumsi ASI tersebut.

“ Kalau ASI bercampur dengan darah sebenarnya tidak masalah. Asalkan ASI tersebut tidak sampai berubah warna jadi pink atau merah. Kalau sudah sampai berubah warna, biasanya ASI akan bau amis dan bayi menolak meminumnya. Bau amis ini nantinya bisa memicu bayi muntah,” ujar dr. Devia.

2 dari 3 halaman

Penyebab ASI Bercampur Darah

Agar Moms tidak langsung panik, ada baiknya ketahui apa saja penyebab ASI bisa bercampur dengan darah:

  • Puting Lecet
    Hal ini disebabkan karena isapan bayi yang terlalu kencang, gigitan bayi saat menyusu, dan bayi yang suka menarik puting saat menyusu.

  • Pembuluh Darah Kapiler Pecah
    Saat bayi terlalu kencang mengisap puting, bisa menyebabkan pembuluh kapiler pada payudara Moms pecah.

  • Infeksi pada Payudara (Mastitis)
    Mastitis ada peradangan yang terjadi pada jaringan payudara. Umumnya, kondisi ini akan disertai infeksi pada payudara.
  • Rusty Pipe Syndrome
    Rusty pipe syndrome adalah kondisi menyusui ketika warna ASI terlihat merah muda, oranye, cokelat, atau berwarna karat. ASI berwarna karat ini umumnya muncul selama beberapa hari pertama menyusui dan lebih umum untuk ibu yang baru pertama kali menyusui.

  • Tumor Payudara
    Tumor payudara ditandai dengan adanya benjolan pada payudara. Salah satu payudara juga biasanya mengalami kelainan. Bila hal ini terjadi pada Moms, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

3 dari 3 halaman

Apa yang Harus Moms Lakukan?

Ilustrasi Perah ASIIlustrasi Perah ASI © Shutterstock

Jika darah yang tercampur sedikit, tidak masalah untuk tetap memberikannya pada si Kecil. Tapi, kalau daranya cukup banyak, ada baiknya ASI tersebut dibuang.

Apabila darah yang tercampur sangat sedikit tapi Moms mengidap hepatitis, HIV/AIDS, dan infeksi berat lainnya, ASI juga sangat disarankan segera dibuang agar bayi tidak ikut tertular.

Apabila Moms masih ragu dengan darah yang keluar dari puting, segera konsultasikan ke dokter ya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Beri Komentar