Firma konsultasi asal Spanyol, DEFACTO, selama setahun ini menganalisis laporan kuartalan dari perusahaan di insdustri yang berbeda.
DEFACTO mengidentifikasi perusahaan yang memiliki kemampuan adaptasi yang cepat bukan hanya untuk bertahan saat krisis pandemi ini, melainkan juga mampu meningkatkan penjualan dan menciptakan banyak lapangan kerja
Kira-kira siapa saja ya perusahaan yang paling adaptif? Yuk, simak selengkapnya di bawah!
Amazon juga sempat mengalami masalah sebelum akhirnya bangkit. CEO Amazon, Jeff Bezos menerapkan rencana kilat, antara lain kenaikan gaji umum, pelatihan, dan jam kerja fleksibel. Tak lama kemudian pasar saham Amazon naik sebanyak 40%.
Hak Cipta © AMAZON
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet