Lo Kheng Hong, Warren Buffett-nya Indonesia, Menambah Kepemilikan Saham di 2 Emiten

Reporter : Hevy Zil Umami
Selasa, 2 Februari 2021 18:36
Lo Kheng Hong, Warren Buffett-nya Indonesia,  Menambah Kepemilikan Saham di 2 Emiten
Investor Lo Kheng Hong menambah kepemilikan saham di dua emiten, yakni PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).

Melansir dari Liputan6.com, data PT Kustodian Sentrak Efek Indonesia (KSEI) terkait pemegang saham di bawah 5 persen per 29 Januari 2021, Selasa (2/2/2021), investor yang juga akrab disapa Warren Buffett Indonesia ini membeli 950.888.100 saham BMTR, atau 5,73 persen pada 29 Januari 2021.

Sebelumnya, pada 28 Januari 2021, saham BMTR yang dimiliki adalah 943.684.700 atau 5,69 persen.

1 dari 3 halaman

Ilustrasi Pasar SahamIlustrasi Pasar Saham © 2021 https://www.liputan6.com

PT Global Mediacom Tbk bergerak di bidang telekomunikasi, transportasi dan otomotif, kimia, hotel dan properti, jasa keuangan dan bisnis investasi. Perusahaan didirikan pada tanggal 30 Juni 1981.

Per 31 Oktober 2020, kepemilikan saham BMTR antara lain PT MNC Investama Tbk 46,14 persen, Lo Kheng Hong 5,81 persen, dan publik 48,05 persen.

Sebelumnya, BMTR melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau private placement pada akhir tahun 2020.

2 dari 3 halaman

Ilustrasi Pasar SahamIlustrasi Pasar Saham © 2021 https://www.liputan6.com

Selama Januari 2021, saham BMTR turun 14,48 persen ke posisi Rp 248 per saham. Saham BMTR berada di level tertinggi 320 dan terendah 240 per saham.

Selain itu, Lo Kheng Hong juga menambah kepemilikan sahamnya di MBSS. Pada 28 Januari 2021, total kepemilikan saham di MBSS sebesar 101.399.300 atau 5,79 persen menjadi 101.555.600 atau 5,80 persen pada 29 Januari 2021.

3 dari 3 halaman

Ilustrasi Pasar SahamIlustrasi Pasar Saham © 2021 https://www.liputan6.com

PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk bergerak di bisnis pelayaran yang didirikan pada 24 Maret 1994. Kepemilikan saham MBSS per 31 Desember 2020, mengutip data RTI, antara lain PT Indika Energy Infrastructure 51 persen, UBS AG Singapore S / A China Navigasi sebesar 25,68 persen, Lo Kheng Hong 5,79 persen, masyarakat 17,52 persen.

Saham MBSS turun 12,29 persen menjadi 414 per saham sepanjang Januari 2021. Saham MBSS berada di level tertinggi 550 dan terendah 384 per saham.

Beri Komentar