Bukannya Bikin Lelet, Puasa Ternyata Bisa Buat Kinerja Otak Makin Lincah!

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Senin, 27 April 2020 06:27
Bukannya Bikin Lelet, Puasa Ternyata Bisa Buat Kinerja Otak Makin Lincah!
Bikin otak encer dengan berpuasa, kenapa tidak?

Ramadan telah tiba, dan sebagai umat muslim kita diwajibkan untuk berpuasa. Banyak nih yang mengeluh kalau puasa bikin otak lelet karena saking lemasnya nggak makan seharian. Kalau dipikir-pikir, wajar aja sih. Cuma kamu tahu nggak, ternyata menurut sebuah penelitian, puasa malah kemungkinan bisa bikin otak kita semakin lincah lho!

1 dari 3 halaman

Melansir dari Independent.co.uk, penelitian ini dilakukan oleh National Institute of Aging. Mereka meneliti 40 tikus yang ada di antara mereka tidak diberikan makan apa-apa setiap hari, dan ada diberi makan secara normal dengan jumlah kalori yang nama.

Hasilnya, penelitian ini menujukan bahwa ternyata pola makan setiap hari memiliki hubungan dengan fungsi kognitif yang lebih baik. Kemungkinan besar perubahan otak yang terjadi dikarenakan pemberian energi lebih banyak pada syaraf, dan menumbuhkan lebih banyak konoeksi.

Dari penelitian tersebut, rincinya tikus-tikus yang berpuasa itu menunjukan terdapat peningkatan 50 persen zat kimia otak yang disebut dengan BDNF, yaitu sesuatu yang berperan dalam mendorong pertumbuhan sel saraf dan meningkatkan fungsi kognitif secara keseluruhan.

2 dari 3 halaman

Tubuh mengalihkan sumber energi dari glukosa yang tadinya dibuat di hati ke sel-sel lemak, yang kemudian merangsang aktivitas dan pertumbuhan sel di otak. Alias, ya, bikin otak jadi lebih lincah dan encer deh.

Di samping itu, tikus-tikus yang berpuasa tersebut juga punya fungsi mental yang lebih baik, yang berlangsung selama 7-14 hari. Mereka juga menjadi lebih waspada dan menunjukan lebih banyak aktivitas di area otak, yang tentu saja bertanggung jawab untuk proses belajar dan mengingat selama periode puasa.

 

3 dari 3 halaman

Namun meski demikian, penelitian ini dilakukan terhadap tikus. Untuk mengetahui efeknya kepada manusia, nampaknya masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai ini. Idealnya yang puasa yang populer yang teruji untuk manusia saat ini adalah diet 5:2, yaitu 5 hari makan normal dan 2 hari berpuasa, sebut saja puasa senin-kamis.

Beri Komentar