Resep Keripik Gedebog Pisang, Camilan Renyah dan Gurih yang Sempat Viral

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Senin, 3 Oktober 2022 20:35
Resep Keripik Gedebog Pisang, Camilan Renyah dan Gurih yang Sempat Viral
Bentuknya sih unik bangte tapi gimana rasanya? Kepoin aja dengan langsung bikin pakai resp keripik gedebog pisang berikut ini.

Indonesia memang punya kekayaan alam melimpah yang siap dimanfaatkan buat masyarakatnya. Ditambah, masyakar kita tuh kreatif banget lho dalam mengolah bahan makanan menjadi sajian unik dan juga enak. Salah satunya adalah resep keripik gedebog pisang.

Yup, gedebog alias batang pisang yang besar itu lho! Memabg sih terdengar aneh sebab selama ini gedebog pisang digunakan untuk pupuk, campuran kompos dan masih banyak lagi. Dan saat ini pun banyak penelitian yang membuktikan tentang khasian gedebog pisang untuk kesehatan. Tapi untuk panganan? Hmm.. Resep keripik edebog pisang ini viral setelah diangkat oleh akun TikTok Mursid.

1 dari 3 halaman

 

Gedebog pisang yang digunakan sebagai keripik tentang tak boleh sembarangan. Untuk menghadirkan cita rasa terbaik dari resep keripiki gedebog pisang ini, gunakan pohon pisang sejenis kapokan atau pisang kepok.

Penasaran nggak sih gimana rasa dan cara membuatnya? Bikin sendiri resep keripik gedebog pisang dari resep Wardat El Ouyun di akun cookpadnya, @didowardah berikut ini yuk!

 

2 dari 3 halaman

Menurut Wardat seperti yang dijelaskan dalam resepnya sih, sebaiknya gunakan gedebog dari pisang kepok yang udah berbuah? Bagimana dengan pissang jenis lainya? Pisang raja atau pisang kluthuk juga boleh kok. Yang penting jagan gunakan batang pisang Ambon soalnya rawan pahit.

Ambil batang pisang sekitar ½ pohon ke bawah yaitu dari pangkal pisang ke atas cukup sampai ½ batang dari tinggi pohon pisang. Jadi nih dengan batang sekitar 100 s/d 150 cm, potong jadi dua biar nggak terlalu panjang.

Pelepah mana nih yang digunakan? Yakni di lapisan ke 6 atau 7 dari luar. jadi hindari penggunaan bagian luar pelapah batang Pisang yang sudah tua, karena hasilnya kurang bagus untuk dibuat keripik.

3 dari 3 halaman

Bahan :

  • 10 s/d 12 lembar pelepah batang pisang atau gedebog pisang [berat total sekitar 800 gr setelah diiris]
    bahan perendam
  • 6 liter air
  • 3 sdt kapur sirih
  • 3 sdm garam kasar atau halus, sesuai selera

Bahan Marinasi

  • 1 sdt kaldu ayam
  • 1/2 sdt garam
  • 400 ml air
  • 1 sdt lada
  • 1/2 sdt baking soda
  • 1 sdt bumbu bubuk ngo hiang, opsional. kamu bisa membelinya di swalayan terdekat.

Bahan Tepung Pelapis

  • 150 gr tepung terigu
  • 100 gr tepung tapioka
  • 100 gr tepung bumbu ayam crispy instan
  • 100 gr tepung beras
  • 1 sdt bubuk kaldu
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt bubuk bumbu kari, opsional
  • Topping bumbu tabur [opsional]
  • Aneka bumbu bubuk dengan rasa sesuai selera KAMU

Cara Membuat

Dalam baskom besar siapkan sekitar 6 liter air atau sejumalha ir yang cukup untuk merendam seluruh gedebog pisang yang akan kamu olah. Tambahkan garam dan air larutan kapur sirih. Aduk rata, sisihkan.

Ambil selembar pelepah batang pisang, buang ke dua sisinya. Jadi cukup diambil bagian tengahnya saja. Trus potong memanjang menjadi 2 atau 3 bagian, dengan lebar sekitar 3 s/d 4 cm. Kupas sisi kulit luar batang Pisang dengan cara diseset menggunakan pisau tajam.

Kikis bagian tersebut sampai terlihat lembaran inti pisang yang bentuknya tuh fiber kotak-kotak gitu.

Kalau masih terlalu tebal, kikis lagi ya!

Lalu potong-potong dengan panjang sesuai selera kira-kira 3 x 5 cm. Begitu dipotong, langsung masukan gedebog pisang itu ke dalam air perendam yang sudah kita buat tadi agar tidak rawan menghitam. Seset sisanya hingga habis. Selanjutnya rendam minimal 24 jam dan maksimal itu 48 jam.

Biar apa sih direndam sedemikian lama?

Fungsi perendaman dengan air garam itu adalah untuk menghilangkan racun pada batang pisang sedangkan larutan sirih berfungsi untuk menghilangka getah yang bikin keripik jadi pahit dan sepet. Selain itu juga agar teksturnya menjadi lebih kokoh dengan rasa yang lebih gurih, sehingga

Ketika digoreng nantinya itu jadi lebih kriuk.

Setelah direndam, cuci bersih dengan air mengalir. Bilas hingga 3 s/d 4 kali.

Cuci pelan-pelan jangan sampai teksturnya remuk. Cuci sampai airnya itu menjadi bening dan bebas dari kapur Sirih. Lalu peras dan buang airnya, sisihkan.

Namun kalau kamu yakin sudah menggunakan batang pisang yang nggak waran pahit, kamu skip bagian sirih itu dan rendam saja dengan air garam selam 2-3 jam.

Siapkan marinasi dengan cara mencampurkan semua bahan marinasi, lalu aduk rata. Masukan potongan batang pisang ke dalamnya.

Aduk rata pelan-pelan dan diamkan sekitar 30 menit agar bumbu meresap. Sambil menunggu, campur semua bahan pelapis. Aduk rata. Sisihkan.

Setelah 30 menit dimarinasi, sekarang pisahkan potongan batang pisang dari air marinasi dengan cara ditiriskan dan diperas searah, agar tidak hancur.

Peras sampai kesat agar tidak rawan menggumpal saat proses penepungan. Setelah kesat, tiriskan.

Panaskan minyak goreng. Gulingkan potongan batang pisang ke atas tepung pelapis satu persatu agar tidak rawan lengket. Aduk-aduk hingga semua potongan batang pisang berlumur tepung.

Lalu, goreng di minyak panas dengan api sedang agak besar di awal. Lakukan sisanya hingga kapasitas wajan penuh. Setelah kaku, pindah ke api sedang agak kecil hingga minyak agak tenang. Begitu keripik nyaris matang, besarkan lagi apinya. Goreng dengan api besar di menit terakhir selama 1 s/d 2 menit. Angkat, tiriskan.

Menggoreng dengan minyak panas, mengecilkannya trus membesarkan apinya lagi tuh dilakukan biar keripik nggak berminyak.

Minyak dalam keripik juga bisa ditiriskan lagi dengan memasukkan ke dalam mesin spinner agar minyak turun dan hilang.

Tak punya spinner? Gunakan oven dengan suhu rendah, yaitu di suhu 130 derajat.
Oven selama sekitar 20 menit. Cara lain lagi, untuk cara ekonomis ya, bisa ditiriskan dengan cara dibungkus plastik kresek besar yang dilapis tissue atau kertas HVS berlapis-lapis, lalu diikat rapat dan disimpan selama minimal 24 jam. Dengan begitu biasanya minyaknya akan terserap di kertas sehingga hasil keripik bisa lebih kesat dan tidak rawan tengik.

Pada bumbu marinasi bisa ditambahkan 1 telur dengan cara mengurangi takaran air menjadi 350 ml. Dengan catatan ketika akan ,melapisinya dengan tepung, peras terlebih dahulu sampai kesat agar tidak rawan menggumpal. Selain itu saat memotong potongan batang pisang, sebaiknya dibuat agak tebal biar tidak rawan rapuh.

Jika suka kita juga bisa menambahkan bumbu tabur dengan rasa sesuai selera. Cuman nih kalau kamu menggunakan bumbu tabur ini, sebaiknya kurangi penggunaan garam untuk perendamnya yah agar tak 'bentrok' dengan bumbu tabur.

Selamat mencoba!

Beri Komentar