Raminten, Warung Unik dan Nyentrik di Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi

Reporter : Yayuk Harini
Senin, 30 Desember 2019 08:50
Raminten, Warung Unik dan Nyentrik di Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi
Konsep nyentrik dengan pajangan menggelitik bikin kamu mesem-mesem sendiri ketika datang di restoran ini. Makanannya yang unik dan pastinya murah meriah cocok bagi kamu yang doyan ngunyah.

Yogyakarta (Jogja) memang selalu menawarkan sejuta pesona. Konon katanya, dilansir dari akun instagram Jogjaistimewa, Jogja terbuat dari rindu, pulang dan angkringan. Wah, bisa gitu ya? Nggak heran kok, kota pelajar satu ini menjadi daya tarik tersendiri dari ara wisatawan untuk berkunjung.

Selain keindahan alam dan keratonnya yang terkenal, Jogja juga terkenal dengan wisata kuliner yang menjadi incaran para penggila ngunyah di seluruh Indonesia. Tak jarang pula banyak resto-resto dan angkringan Jogja selain menawarkan menu masakan andalan, mereka juga sengaja membuat konsep gila-gilaan demi menarik pengunjung, loh. Sebut saja The House of Raminten.

Menu The House of Raminten

Menu Ayam Koteka

The House of Raminten (Raminten) menawarkan menu yang dijamin bikin kamu dan pengunjung lainnya geleng-geleng kepala saking uniknya. Salah satu menu yang menjadi andalan adalah Ayam Koteka, yaitu lauk berbahan dasar ayam yang dibungkus dalam batang bambu.

Menu Gajah Ndekem

Ada lagi nih yang nggak kalah unik yaitu minuman Gajah Ndekem berupa minuman apel utuh yang siap disantap di dalamnya.

Sebelum memesan alangkah baiknya sahabat Diadona untuk bertanya dulu kepada pelayan mengenai porsi menunya ya, tidak jarang banyak pengunjung yang tidak bisa menghabiskan menu restoran ini karena kelewat murahnya. Yap, menu porsi di Raminten ini rata-rata tergolong cukup besar jika dihabiskan untuk satu orang saja.

Konsep Nyentrik The House of Raminten 

Selain nama-nama menu yang terbilang unik, Raminten juga membawa konsep suasana yang tidak bisa dianggap biasa. Saat kamu melangkah memasuki area entrance restoran, kamu akan mendengar musik gending khas Jawa yang syahdu dan menenangkan. Selain itu juga tercium aroma dupa yang sangat tersa di indera penciuman. Daya tarik tersendiri yang tidak kalah nyentrik adalah kehadiran beberapa wanita yang duduk di salah satu sudut ruangan untuk membatik.

Suasana The House of Raminten

Restoran yang berada di Jalan Faridan M Noto Nomor 7 Kota Baru ini juga mengusung nuansa elemen kayu yang kental. Meskipun area restoran tidak terlalu luas, tetapi restoran ini terdiri dari 2 lantai untuk antisipasi membludaknya pengunjung terutama pada sore hingga malam hari. Jangan heran ketika kamu selesai memesan, para pelayan mengantarkan makanan kamu sedikit agak lama. Ya, maklum orang yang dilayani memang rata-rata banyak tiap harinya. Lanjut berbicara mengenai konsep yang diusung, ketika kamu duduk dan melihat sekeliling, kamu akan melihat banyak pajangan-pajangan dengan kalimat yang menggelitik. Dijamin kamu bakal tertawa dan mesem-mesem sendiri. Katanya sih, kalimat pajangan itu berguna untuk memberikan himbauan kepada para pengunjung tentang kebiasaan yang berlaku di restoran tersebut.

Pelayan Memakai Pakaian Adat Khas Jawa

Oh iya, jangan heran juga ya kalau para mbak-mbak dan mas-mas pelayan disana juga memakai pakaian khas Jawa loh. Hem, totalitas tanpa batas yak memang restoran Raminten ini.

Gimana, tertarik untuk mengunjungi rumah makan satu ini? Menu apa yang akan kamu pesan jika berkesempatan datang ke Raminten? Share jawaban kamu di kolom komentar, ya!

Beri Komentar