Pentingnya Naik Tekstur MPASI dengan Tepat, Jangan sampai Telat!

Reporter : Riza Umami
Selasa, 17 Januari 2023 20:44
Pentingnya Naik Tekstur MPASI dengan Tepat, Jangan sampai Telat!
Si kecil jangan sampai telat naik tekstur MPASI ya Mom.

MPASI memang susah-susah gampang untuk dilakukan ya Mom. Biasanya, ada saja kendala yang bakal ibu temui ketika anak udah mencapai masa MPASI. Salah satu masalahnya saat anak sulit untuk naik tektur MPASI.

Melalui akun TikTok-nya, dr. Agus Wijata menjelaskan bahwa sebenarnya tekstur MPASI harus dinaikkan bertahap setiap bulannya. Hal ini berlangsung mulai usia anak 6 bulan sampai akhirnya ia bisa makan dengan menu keluarga.

1 dari 4 halaman

Dilansir dari laman motherandbeyond.id, IDAI dan WHO memang menganjurkan tekstur MPASI ini perlu diubah sesuai dengan tahapan usia anak begitu pula dengan rasanya. Anak perlu dikenalkan dengan berbagai makanan baru dengan beragam rasa seiring perkembangannya.

Sayangnya, beberapa orang tua suka berlama-lama memberikan MPASI dengan tekstur halus supaya anaknya doyan makan. Namun sebenarnya hal ini nanti akan merepotkan diri ibu sendiri.

2 dari 4 halaman

ilustrasi bayi makanilustrasi bayi makan © parenting.firstcry.com

Penting bagi anak untuk naik tekstur dengan tepat karena kalau sampai terlambat hal ini bisa mengakibatkan anak jadi malas untuk mengunyah. Selain itu, telat naik tekstur MPASI juga bisa sebabkan anak jadi GTM atau bahkan kekurangan gizi alias malnutrisi.

3 dari 4 halaman

Oleh sebab itulah, dr. Agus Wijata mengatakan bahwa orang tua perlu mengenali kemampuan oromotor anak. Kemudian, ibu juga perlu melatih dan menstimulasi terus anak dalam mengunyah tekstur MPASI sesuai usianya.

Ilustrasi Bayi MakanIlustrasi Bayi Makan © https://www.shutterstock.com/id/g/alice-photo

4 dari 4 halaman

Yang tak kalah penting, ibu juga perlu memahami bahwa kemampuan tiap anak memang berbeda. Ada anak yang bisa cepat beradaptasi, tetapi ada pula yang perlu dikenalkan berkali-kali baru mau naik tekstur.

Kuncinya yaitu jangan menyerah dan latih terus anak dengan sabar sehingga si kecil pun bisa naik tekstur sesuai dengan kemampuan oromotornya. Selamat mencoba ya Mom, semoga membantu.

Beri Komentar