Tolak Perpanjangan PPKM, Didi Riyadi Buat Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi

Reporter : Mila Ismiranda
Kamis, 15 Juli 2021 19:12
Tolak Perpanjangan PPKM, Didi Riyadi Buat Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi
Didi Riyadi tolak dengan tegas perpanjangan PPKM darurat.

Indonesia sampai saat ini masih menjadi salah satu negara yang dibelenggu oleh virus Covid-19. Tingginya lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengeluarkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19. Aturan ini awalnya diberlakukan mulai dari 3 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Dalam kurun waktu yang ditentukan tersebut, masyarakat dibatasi dengan ketat, tak terkecuali kegiatan para selebriti Tanah Air.

Namun, belakangan berhembus kabar bahwa PPKM Darurat akan diperpanjang hingga enam minggu. Isu tersebut lantas menuai pro kontra.

1 dari 5 halaman

Didi Riyadi Membuat Surat Terbuka untuk Jokowi

Baru-baru ini, Didi Riyadi yang merupakan aktor kenamaan Indonesia, membuat Surat Terbuka untuk Jokowi. Isinya terdiri dari beberapa poin mengenai virus Covid-19. Surat terbuka ini ia posting dalam akun media sosial Instagramnya.

" Kepada yg terhormat: Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo. Perkenankan saya menyampaikan surat terbuka pertama saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya. Hidup NKRI," kata Didi dalam keterangan postingan tersebut.

2 dari 5 halaman

Tolak Perpanjangan PPKM

Dalam surat terbuka tersebut, Didi Riyadi menolak soal wacana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Menurutnya, PSBB, PPKM Darurat serta hal sejenis lainnya pun terbukti tidak mampu meredam penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

“ Perpanjangan PPKM Darurat tidak akan bisa selesaikan wabah,” tambahnya.

3 dari 5 halaman

Menyarankan Sebuah Solusi

Tak sekadar menolak, Didi Riyadi pun turut menawarkan solusi agar PPKM dapat lebih ramah dan berpihak kepada masyarakat.

“ Lockdown atau karantina atau PPKM bisa diupayakan yang lebih ramah, yang berpihak pada masyarakat menengah ke bawah,” sambungnya, mengutip dari Instagram @didiriyadi_official.

Pemerintah juga diharapkan mengevaluasi strategi kebijakan PPKM Darurat agar tidak melulu bersifat aturan, melainkan solusi.

“ Mendorong pemerintah bukan hanya mengidentifikai mereka yang terpapar Covid-19 tetapi juga mengidentifikasi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi dengan alat ukur yang tepat,” tulis Didi menambahkan.

4 dari 5 halaman

Menyertakan Nama-nama Penting

Dalam postingan surat terbukanya itu, Didi Riyadi juga menyertakan akun Instagram resmi milik Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto.

Beri Komentar