© Instagram.com/jokowi
Presiden Joko Widodo telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali. PPKM Ini bakal dilaksanakan mulai 3-20 Juli 2021.
Hal ini tentunya dilakukan seiring dengan berkembangnya kasus Covid-19 yang semakin meningkat. Selain itu, bertambahnya varian baru di banyak negara membuat presiden Jokowi harus segera bertindak cepat.
"Saya memutuskan untuk memberlakukan 3 Juli - 20 Juli khusus di Jawa dan Bali," kata Jokowi dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7/2021).
Joko Widodo © instagram.com/jokowi
Keputusan ini sudah didiskusikan dengan menteri hingga para ahli. Kemudian PPKM darurat ini akan dilakukan lebih ketat daripada yang sudah pernah dilakukan selama ini.
" PPKM Darurat ini akan meliputi pembatasan-pembatasan yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku," lanjut Jokowi.
Joko Widodo © instagram.com/jokowi
Presiden Jokowi meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan aturan tersebut. Hal ini, lanjutnya, demi keselamatan bersama.
" Saya minta masyarakat berdisiplin mematuhi pengaturan ini demi keselamatan kita," pungkasnya.
Sementara itu, melansir dari merdeka.com, adapun beberapa daerah di pulau Jawa bakal diterapkan PPKM Darurat, anatara lain:
Banten:
DKI Jakarta:
Jawa Barat:
Jawa Tengah:
Daerah Istimewa Yogyakarta:
Jawa Timur:
Kota yang Akan Diterpkan PPKM Darurat © merdeka.com
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet