Selebgram Berinisial R Ditangkap Di Bali Diduga Ikut Sebarkan Penjualan Test PCR Palsu

Reporter : Bagus Prakoso
Kamis, 7 Januari 2021 11:04
Selebgram Berinisial R Ditangkap Di Bali Diduga Ikut Sebarkan Penjualan Test PCR Palsu
Influencer Dokter Tirta sempat melaporkan adanya oknum yang memperjualbelikan surat keterangan test PCR palsu.

Beberapa waktu lalu, sempat beredar kabar jika ada oknum yang memperjualbelikan surat keterangan hasil tes Polymerase Chain Reacton (PCR) Covid-19 palsu. Hal ini diungkapkan langsung oleh influencer sekaligus dokter, Tirta Mandira Hudhi, atau akrab disapa Dokter Tirta.

Dalam unggahan di akun insatgramnya, menunjukan tangkapan layar seorang pengguna instagram bernama hanzdays yang mempromosikan surat PCR tanpa harus melakukan tes SWAB terlebih dahulu.

Unggahan ini pun mendadak viral. Tirta pun berharap pemerintah dan pihak yang berwajib bisa menangkap oknum tersebut.

Rabu (6/1/2021) kemarin, pihak kepolisian berhasil mengumumkan penangkapan beberapa oknum yang terlibat dalam jual beli surat keterangan PCR palsu tersebut. Yang menjadi perhatian, seorang selebgram asal Jakarta berinisial R ikut diamankan pihak Polda Metro Jaya di Bali.

1 dari 3 halaman

Selebgram Berinisial R Diamankan Polisi

Selebgram yang diketahui berasal dari Jakarta ini diamankan pihak kepolisian berdasarkan laporan Klinik Bumame Farmasi yang dicatut namanya terkait dugaan penjualan surat hasil tes SWAB PCR palsu.

Melansir dari berbagai sumber, R ditangkap di sebuah villa di daerah Kuta. R ditangkap pada Senin (4/1/2021), lalu diperiksa secara maraton dari jam 2 siang hingga 9 malam di Krimsus Polda Bali. Hal ini dibenarkan oleh Benny Hariyono selaku kuasa hukum R.

" Yang bawa surat palsu ini Adit. R ini ikut menyebarkan bahwa ada surat yang bisa dibeli dengan harga Rp 500 ribu, cukup KTP dan tidak perlu test. Kemudian R sempat menawarkan ke temannya bernama H. H ini juga sudah ditangkap," terang Benny.

2 dari 3 halaman

Dokter Tirta Ingin Polisi Bongkar Sindikat Surat PCR Palsu

      View this post on Instagram      

A post shared by Cipeng | TIRTA (@dr.tirta)

Mendengar kabar ini, Dokter Tirta pun menganggap jika pemalsuan surat keterangan tes PCR ini adalah sebuah sindikat. Pria asal Surakarta ini pun berharap pihak kepolisian bisa membongkar sindikat ini.

"Apakah ini sindikat? Semoga polisi bisa membongkarnya! Benar atau salah, biar pihak berwenang yang menentukan," tulis Dokter Tirta dalam akun instagramnya.

3 dari 3 halaman

      View this post on Instagram      

A post shared by Cipeng | TIRTA (@dr.tirta)

Seperti diberitakan sebelumnya, Dokter Tirta telah melaporkan oknum yang memperjualbelikan surat keterangan hasil tes PCR Covid-19 palsu.

Laporan itu disampaikan Tirta langsung kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Polda Metro Jaya.

Unggahan Dokter Tirta di instagramnya pun mendadak viral. Tirta berharap agar pemerintah bisa mengevaluasi kebijakan bepergian bagi masyarakat.

Beri Komentar