Pilu, Bu Darem Hanya Bisa Mengandalkan Kerak Nasi untuk Bertahan Hidup

Reporter : Riza Umami
Sabtu, 31 Juli 2021 12:40
Pilu, Bu Darem Hanya Bisa Mengandalkan Kerak Nasi untuk Bertahan Hidup
Terkadang beliau hanya bisa makan dengan garam.

Sebagian orang harus merasakan kerasnya kehidupan bahkan di usianya yang sudah tak lagi muda, apalagi di masa pandemi seperti ini kondisi mereka pun semakin sulit. Hal inilah yang nampaknya juga dialami oleh seorang ibu berikut ini.

Dilansir dari laman donasionline.id, beliau bernama Bu Darem yang kini berusia 55 tahun. Di usianya yang makin menua tersebut, beliau tetap berusaha untuk mengais rezeki dengan cara berjualan kerak nasi.

1 dari 5 halaman

Kisah Bu DaremKisah Bu Darem © donasionline.id

Pekerjaan ini terus beliau lakukan walaupun penghasilannya tak menentu. Sang suami adalah seorang buruh yang bekerja hanya ketika ada panggilan saja. Bila sedang tak ada panggilan, suaminya pun hanya diam di rumah saja.

2 dari 5 halaman

Kalau sudah begitu, Bu Daremlah yang berusaha mencari uang untuk keluarganya agar bisa bertahan hidup. Nasi yang beliau jemur untuk dijadikan kerak tersebut adalah pemberian dari orang lain.

Bu Darem memang sengaja menjemurnya agar bisa menjadi kerak nasi dan dapat dijual kepada orang lain. Sebenarnya, hasil dari menjual kerak nasi ini tidaklah cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

3 dari 5 halaman

Kisah Bu DaremKisah Bu Darem © donasionline.id

Beliau pun menceritakan bahwa beliau pernah hanya bisa makan daun ubi dan garam saja selama seminggu karena tak punya uang. Kondisi beliau yang seperti ini tentu membuat hati sedih.

Kamar mandi beliau yang ada di belakang rumah pun kondisinya memprihatinkan. Tak ada atap sehingga bisa kehujanan atau kepanasan ketika digunakan. Bu Darem bahkan pernah terjatuh di toiletnya tersebut ketika sedang hujan deras.

4 dari 5 halaman

Kisah Bu DaremKisah Bu Darem © donasionline.id

Kini, kondisi fisik Bu Darem tidak sepenuhnya sehat. Beliau sebenarnya belum bisa berjalan dengan normal karena efek dari stroke yang pernah beliau alami selama 2 tahun. Oleh sebab itulah, beliau hanya bisa melakukan pekerjaan sederhana seperti membuat kerak nasi.

Bu Darem sebenarnya mempunyai dua orang anak di mana salah satu anaknya pergi merantau tetapi sayangnya dia tak pernah memberikan kabar kepada beliau dan anaknya yang lain telah meninggal dunia karena kecelakaan kendaraan.

5 dari 5 halaman

Sekarang, beliau pun hanya tinggal berdua dengan suaminya di rumah sederhana mereka. Mari kita bantu ringankan beban keluarga ini dengan menyisihkan sebagian uang dan berdonasi di link berikut ini.

donasionline.id/bantubudarem

Semoga Bu Darem dan suaminya sehat selalu serta dilancarkan rezeki bagi mereka di masa pandemi yang sulit ini. Terima kasih orang baik, mari kita lebih peduli kepada mereka yang membutuhkan seperti Bu Darem.

Beri Komentar