© Liputan6.com
Modus sedang lakukan belajar online, ternyata para siswa di Jakarta Barat ini lakukan live show di grup pornografi loh.
para anak-anak yang rata-rata berusia 14 tahun itu melayani nafsu bejat orang-orang yang berlangganan grup pornografi di aplikasi Line.
Melansir dari Kompas, para pelajar tersebut mau melakukan pornoaksi itu lantaran diiming-imingi bayaran oleh admin grup tersebut.
Admin-admin yang mengelola grup pornografi ini sudah diaman kan oleh pihak kepolisian. Total ada admin yang mengelola grup tersebut, Tiga di antaranya sudah diamankan dan yang satu masih buron.
Ilustrasi konten porno © shutterstock
Dari keterangan pihak kepolisian, untuk berlangganan, setiap orang diminta membayar uang sekitar Rp 100.000 - Rp 300.000 tergantung jenis layanan yang diinginkan.
Sementara khusus untuk layanan siaran langsung kegiatan seksual aktivitas seksual anak-anak di bawah umur, mereka meminta pelanggan membayar Rp 150.000 per pertunjukkan.
Para admin grup pornografi itu menjaring para pelangganya lewat media sosial Twitter. Dari usaha pornografi ini, para tersangka mendapatkan keuntungan hingga Rp 4.000.000 per bulan.
Duh, jangan sampai kalian ikut yang kayak ginian ya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet