Gara-Gara Game Online PUBG, Remaja ini Tega Habiskan Tabungan Orang Tua sampai Rp. 311 Juta

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Senin, 6 Juli 2020 11:55
Gara-Gara Game Online PUBG, Remaja ini Tega Habiskan Tabungan Orang Tua sampai Rp. 311 Juta
Padahal uang tabungan tersebut bakalan digunakan sebagai biaya pengobatan sang ayah.

Game online Playerunknown's Battlegrounds atau yang disebut dengan PUBG sering jadi objek keluhan bagi para istri, pacar, atau orang tua karena bikin pemainnya jadi lupa waktu. Nggak cuman itu, pemain juga bisa tergoda untuk mengeluarkan uangnya demi membeli fitur dalam permainan, seperti amunisi, artileri, atau tiket untuk ke turnamen.

Nah, godaan ini yang nggak bsia ditahan oleh seorang remaja di Kharghar, India berumur 17 tahun, yang sampai memmbuat dia menguras tabungan milik orang tuanya. Nggak tangung-tanggung, jumlahnya mencapai Rs 16 lakh atau setara dengan Rp. 311 juta. Sedihnya, uang itu adalah tabungan untuk biaya pengobatan sang ayah.

1 dari 3 halaman

Cerita bermula di mana remaja ini meminta izin orang tuanya buat memakai ponsel untuk belahar online. Tapi ternyata dia malah bermain PUBG, menurut laporan The Tribune India. Kayak yang kita tahu ya biasanya kita menggunakan beberapa fitur yang menghubungkan antara rekening bank dengan smartphone, yang biasanya kita gunakan untuk membeli barang secara online atau pembelian digital lainnya. Nah, hal inilah yang dimanfaatkan oleh remaja tersebut untuk membeli barang di permainan PUBG selama kurang lebih satu bulan. Ngeri banget!

Si remaja tersebut menghapus informasi transaksi bank yang biasanya dikirim ke ponsel penggunanya. Makanya, si orang tau nggak tahu kalau tabungannya sudah jebol. Dan nggak cuman rekening di ayah saja yang jadi sasaran, melainkan rekening milik ibunya juga.

2 dari 3 halaman

Ilustrasi Bermain Game PUBGIlustrasi Bermain Game PUBG © 2020 shutterstock.com/Rasdi Abdul Rahman

Nah, biar nggak ketahuan bahwa saldo salah satu rekening orang tuanya hampir kosong, dia memindah-mindahkan saldo di rekening yang berbeda yang dia gunakan. Jadi orang tuanya nggak sadar nih kalau saldo mereka berkurang banyak. Mereka baru mengetahui hal tersebut setelah menerima laporan dari bank.

" Setelah kami menerima detail dari bank, saya menemukan bahwa pada beberapa kesempatan, ia memindahkan uang dari satu bank ke bank lain untuk menghindari saldo nihil. Dia menggunakan telepon ibunya untuk beberapa waktu dan dia tidak terlalu waspada untuk memperhatikan hal ini," ucap sang ayah.

 

3 dari 3 halaman

Setelah ketahuan, remaja ini akhirnya mendapatkan hukuman untuk menebus kesalahannya. Dia disuruh sang ayah untuk bekeraj di bengkel skuter, biar dia tahu nih gimana susahnya mencari uang.

" Aku hanya tidak bisa membiarkan dia duduk diam di rumah dan tidak bisa memberinya ponsel bahkan untuk belajar. Dia bekerja di bengkel skuter sehingga dia menyadari betapa sulitnya mendapatkan uang" kata sang ayah.

Game yang rilis pada tahun 2017 lalu ini sempat mengalahkan game lain dalam meraup keutungan tertinggi. Sumber pendapatannya diperoleh dari pembelian yang dilakukan pemain untuk membeli barang-barang seperti amunisi dan yang lainnya.

Beri Komentar