Tanpa Disadari, Nyuekin Pasangan Berhari-hari Ternyata Tergolong Kekerasan dalam Hubungan loh!

Reporter : Olivia Lidya Elsanty
Senin, 12 Februari 2024 21:10
Tanpa Disadari, Nyuekin Pasangan Berhari-hari Ternyata Tergolong Kekerasan dalam Hubungan loh!
Yakin masih mau bertahan sama yang begini?

Pernah nggak sih kamu mendengar istilah Silent Treatment? Silent Treatment merupakan suatu kondisi di mana seseorang menghukum pasangannya dengan cara mendiamkan atau nyuekin selama beberapa waktu atau beberapa hari.

Hal semacam ini biasanya memang dipicu oleh adanya pertengkaran dalam sebuah hubungan. Maka nggak mengherankan jika perilaku ini bisa dilakukan siapapun, baik laki-laki maupun perempuan.

1 dari 6 halaman

Dampak Buruk Mendiamkan Pasangan

Namanya hubungan memang nggak bisa terhindar dari argumen atau bahkan pertikaian, tapi cara berantem dan penyelesaian masalah ini yang paling penting untuk disoroti. Dan lagi, kemarahan atau kekecewaan itu nggak harus diwujudkan dengan ungkapan makian atau justru mendiamkan pasangan.

Jika salah satu pihak terlalu emosi, perlu kedewasaan dan kesadaran untuk mengambil waktu sejenak dan menenangkan diri. Komunikasikan keadaan ini dengan pasangan, tapi jangan memilih diam dan pergi dengan tiba-tiba.

Sebab jika kamu memilih diam dan pergi tiba-tiba, reaksi di otak pasangan akan menunjukkan rasa yang sama seperti mengalami kesakitan secara fisik.

2 dari 6 halaman

Ilustrasi Pasangan Bertengkar

Hal semacam ini tentu harus disadari sejak masa-masa pacaran. Jika memang di masa pacaran aja dia udah sering melakukan Silent Treatment, gimana nantinya kalau sudah menikah? Belum tentu bakalan berubah kan..

Itulah sebabnya, kamu harus benar-benar memahami pasangan sebelum memutuskan menikah. Pasangan yang baik akan tetap menghormati kamu sekalipun ia sedang marah atau dalam situasi yang sedang tidak baik-baik saja.

3 dari 6 halaman

Dampak Buruk Mendiamkan Pasangan Berhari-hari

Saat kamu melakukan silent treatment kepada pasangan, mungkin saja dia akan merasakan deretan perasaan nggak enak berikut ini :

Menurunkan Self-Esteem

Silent treatment bisa menurunkan self-esteem karena perasaan diabaikan membuat korban silent treatment merasa tidak dicintai, tidak dihargai, dan tidak penting.

Ketika seseorang mengabaikan kita, kita bisa merasa bahwa kita tidak layak untuk dicintai atau dihargai. Kondisi ini bisa menyebabkan kita merasa tidak berharga dan rendah diri.

Selain itu, silent treatment juga menyebabkan orang yang menerimanya merasa bersalah. Korban silent treatment akan merasa bahwa dia melakukan kesalahan yang sangat besar sehingga pasangannya nggak mau ngobrol sama dia. Kondisi itu tentu akan semakin menurunkan self-esteem korban.

Bikin Stress

Ketika kamu menerima silent treatment dari pasanganmu, kamu akan mulai merasakan berbagai macam emosi yang berlebihan. Berbagai macam emosi tersebut seperti kecemasan, kesedihan, ketakutan, kesepian, rasa rendah diri, dan masih  banyak lagi.

Kondisi ini tentu akan menyebabkan stres bagi korban silent treatment. Mereka akan mulai bertanya-tanya kesalahan apa yang dibuatnya sampai dia diabaikan seperti ini, namun tidak kunjung mendapatkan jawaban mengapa mereka didiamkan.

Berbagai macam emosi itu jika terus menumpuk bisa menyebabkan gangguan psikologis yang serius.

 

4 dari 6 halaman

Dampak Buruk Mendiamkan Pasangan Berhari-hari

Memberikan Dampak Secara Fisik

Ternyata, silent treatment juga bisa memberikan dampak secara fisik loh. Ada bagian di otak kita yang bisa mendeteksi berbagai tingkat rasa sakit yang disebut dengan cingulate anterior.

Ketika kita diabaikan karena silent treatment, misalnya, bagian otak ini akan aktif dan memberi sinyal bahwa mereka mengalami sakit fisik. Gejala yang muncul karenanya juga cukup beragam.

Kamu akan mulai mengalami rasa sakit kepala, sakit perut, insomnia, gangguan kecemasan, hingga perasaan mudah lelah. Lama kelamaan kondisi ini bisa menyebabkan resiko kesehatan yang lebih serius.

Mengubah Perilaku

Tidak ada satu orangpun yang suka diabaikan di dunia ini. Diabaikan bisa menyebabkan kamu berperilaku tidak seperti biasanya. Perilaku tidak biasa ini misalnya seperti mempertanyakan dan menebak-nebak diri sendiri dan orang lain, meragukan diri sendiri, hingga bisa sampai menyerang pasanganmu.

Semua pertanyaan tak terjawab dan keraguan karena didiamkan oleh pasangan bisa menyebabkanmu bertindak seperti ini.

Setelah kamu menyadari bahwa kamu telah bertindak tidak seperti dirimu biasanya, kamu akan merasa bersalah. Perasaan bersalah yang menyelimutimu bisa membuatmu hilang kendali sehingga kamu bisa tiba-tiba melawan atau lari dari masalah.

Merusak Hubungan

Silent treatment sejatinya adalah perilaku mengabaikan atau menjauhkan diri dari pasangannya, tidak peduli dengan reaksi dari pasangannya. Tentu perilaku ini bisa menyebabkan hubungan menjadi retak.

Masing-masing pasangan pasti berpikir bahwa masalahnya ada di pasangannya, namun alih-alih bersama mengkomunikasikannya mereka malah menunggu pasangannya mengakui bahwa mereka salah dan meminta maaf.

Situasi ini hanya akan menyebabkan kesalah pahaman dan menurunkan rasa kepercayaan antara satu sama lain, yang lama kelamaan bisa merusak hubungan.

5 dari 6 halaman

Yang Harus Kamu Lakukan Kalau Pasangan Kamu Mendiamkan Kamu Berhari-hari

Cara Menghadapi Silent Treatment

Kamu memerlukan kesabaran ekstra dalam menghadapi silent treatment agar permasalahan tidak menjadi semakin berlarut-larut. Terkadang kamu juga perlu menurunkan egomu dan mengalah dengannya.

Kamu memerlukan langkah yang tepat dalam menghadapi silent treatment agar kondisi tidak semakin runyam. Berikut adalah beberapa cara menghadapi silent treatment:

Tetap Tenang

Silent treatment memang pasti akan sangat sulit dihadapi, namun ingat kamu harus tetap tenang. Baik kamu pihak yang mengabaikan atau yang diabaikan, lupakan amarah dan egomu dan sebaiknya kamu meminta maaf. Bicarakan dengannya dan bersikap dewasa, tidak ada untungnya hanya menjadi diam.

Lakukan Pendekatan Secara Perlahan dan Baik

Lakukan pendekatan secara pelan-pelan bisa meredam sikap silent treatment. Katakan padanya bahwa kamu juga sadar bahwa kamu didiamkan olehnya. Jika dia masih mendiamkanmu, berikanlah dia waktu untuk mengendalikan dirinya sendiri kemudian bicarakan ketika dia sudah tenang.

Hindari Asumsi Berlebihan

Jangan terlalu banyak membuat asumsi berlebihan mengapa pasanganmu mendiamkanmu, hal ini hanya akan memperumit keadaan. Asumsi yang berlebihan hanya akan memunculkan kemarahan, pembelaan diri, dan keheningan yang berkepanjangan.

Redam amarahmu dan tetap sabar, lalu bicarakan baik-baik dengannya.

6 dari 6 halaman

Yang Harus Dilakukan saat Didiamkan Berhari-hari Oleh Pasangan

Cari Akar Masalahnya

Jika kamu diabaikan, jangan balik mendiamkannya. Coba bicarakan dengan pasanganmu secara baik-baik dan menengok ke belakang untuk menemukan akar permasalahannya. Kamu perlu menurunkan egomu dan memahami situasi.

Setelah itu, minta maaflah kepadanya secara tulus.

Tetapkan Batasan

Ketika kamu sudah menemukan akar permasalah silent treatment, buat batasan dengan pasanganmu agar permasalahan ini tidak terjadi lagi. Buatlah kesepakatan bagaimana kalian akan menangani konflik serupa ke depannya.

Pastikan batasan ini di buat ketika emosi kalian berdua sudah sama-sama stabil.

Nyuekin atau ngediemin pasangan berhari-hari itu termasuk kekerasan secara emosional. Pasangan yang sering berlaku semacam ini nggak pantas untuk dipertahankan. Untuk itu, carilah seseorang yang bersikap dewasa dan mau menyelesaikan setiap permasalahan bersama-sama.

Penulis : Olivia Lidya, Carissa Dhea

Beri Komentar