Kira-kira Apa Arti Sebenarnya Dibalik Penyesalan Pasca Putus Cinta?

Reporter : Sheila Fathin
Selasa, 13 Juli 2021 16:20
Kira-kira Apa Arti Sebenarnya Dibalik Penyesalan Pasca Putus Cinta?
Menyesal itu hal yang wajar. Kamu hanya perlu melangkah ke depan...

Hal berat yang paling susah dilakukan adalah mengakhiri hubungan dengan seseorang yang masih kamu sayangi. Memang tidak ada yang menyuruh untuk mengakhiri sebuah hubungan jika memang masih sama-sama sayang.

Namun, bagaimana jika keadaan memaksamu untuk mengakhiri hubunganmu dengan pasanganmu? Terhalang restu orang tua dan keyakinan misalnya? Pilihan yang sangat susah kan untuk dipilih terlebih jika hubungan kalian sudah berjalan hingga bertahun-tahun lamanya. Tentunya juga kamu masih sangat berat untuk melepaskan pasanganmu, apalagi jika hubungan kalian baik-baik saja dan tidak sedang dalam hubungan yang toxic.

Tidak hanya patah hati saja yang akan dirasakan pasca putuh, tapi akan muncul rasa penyesalan tiba-tiba tanpa kamu sadari. Terlebih jika kamu putus dengan pasangan secara baik-baik. Kamu akan terus berandai-andai dan berharap bahwa hubungan ini bisa diteruskan, namun nyatanya tidak. Penyesalan pasca putus itu sering terjadi dan untuk itu berikut ini beberapa alasan yang kira-kira bisa membantumu keluar dari rasa penyesalan dan tetap terus maju ke depan.

1 dari 6 halaman

Mengalami Nostalgia Hubungan

Penyesalan pasca putus

Kemungkinan terbesar saat kamu merasa menyesal dan mulai berandai-andai adalah kamu sedang mengalami nostalgia dengan hubunganmu. Kamu hanya mengidealkan hubunganmu dengan mantanmu dan hanya mengingat-ingat kejadian dan hal-hal baik. Walaupun memang pada kenyataannya hubungan kalian berakhir dengan baik-baik saja.

Hal ini juga berlaku ketika kamu putus dengan pasanganmu dengan tidak baik-baik saja. Kamu akan mengingat kejadian yang baik-baik dan kemudian berakhir menyalahkan diri sendiri. Jika kamu sedang mengalami hal ini, kamu hanya perlu fokus pada hal yang bisa kamu lakukan dan kontrol. Kamu hanya perlu menggeser sedikit sudut pandangmu bahwa ini memang jalan yang terbaik.

Selain itu untuk mengobati rasa sakit hatimu, kamu bisa memulihkan dirimu sebelum melemparkan diri kamu ke dalam hubungan baru.

2 dari 6 halaman

Merasa Menyesal karena Menyakiti Dia

Penyesalan pasca putus

Jika kamu lah yang memulai perpisahan, mungkin kamu akan merasakan penyesalan tersebut. Kamu akan menyesal kenapa hubungan ini harus diakhiri, dan apakah kamu menyakiti dirinya. Tapi perlu kamu ingat, ketika kamu lah yang mengakhiri hubungan ini kamu sudah berada di keputusan yang benar. Kamu sadar jika hubungan kamu dan dia tidak bisa berlanjut lagi karena keadaan yang membuatmu terpaksa melakukannya. Merasa menyesal itu wajar kok. 

 

3 dari 6 halaman

Tidak Terbiasa Sendiri

Penyesalan pasca putus

Menjalani sebuah hubungan yang sudah bertahun-tahun lamanya akan membuat kamu merasa kehilangan. Hal ini karena kamu kehilangan elemen persahabatan yang sudah kamu bangun bersama dia bertahun-tahun. Kebiasaan seperti melakukan hal-hal bersama, berbagi cerita saat ada masalah, dan banyak hal lainnya membuat kamu merasa sendirian dan tidak terbiasa dengan hal itu. Hal yang bisa kamu lakukan adalah menerima keadaan yang kamu alami saat ini dan mencari figur sahabat pada teman-temanmu yang lainnya. 

4 dari 6 halaman

Rasa Kepemilikan Terancam

Penyesalan pasca putus

Percaya atau tidak, salah satu alasan kita cenderung menyesali perpisahan adalah karena hal itu mengacaukan rasa memiliki kita. Hal itu wajar terjadi. Merubah kebiasaan yang awalnya menjadi miliki seseorang dan sekarang bukan lagi miliknya, perasaan kepemilikan itu benar-benar menyiksa batin. Kamu masih dibingungkan dengan perasaan antara dia masih milikmu atau bukan. Namun, perasaan itu akan hilang seiring dengan kamu yang sudah bisa menerima keadaan yang ada disekitarmu. Kamu mulai bisa mengontrol sesuatu hal yang bisa kamu kontrol dan melepaskan hal-hal yang sudah tidak lagi bisa kamu kontrol. 

5 dari 6 halaman

Penyesalan adalah Hal yang Nyata

Penyesalan pasca putus

Penyesalan adalah hal yang wajar terjadi kepada siapapun yang baru saja mengalami perpisahan dengan pasangan. Apalagi jika kamu lah orang pertama yang memulai perpisahan itu. Setelah agak lama, kamu mulai berpikir apakah kamu telah membuat pilihan yang tidak tepat dan banyak pertanyaan lainnya yang berdengung di telinga kamu. 

Dari sini, cobalah kamu merubah sudut pandangmu dan hindari berpikir secara berlebihan. Semua itu perlu waktu untuk menetralkan perasaan kamu. Apalagi kebiasaan yang sudah kamu bentuk dengan dia selama bertahun-tahun. Bicaralah dan carilah teman yang bisa membantumu. 

6 dari 6 halaman

Itulah kira-kira alasan yang membuat kamu merasa menyesal, ya. Jadi semua memang butuh waktu dan tubuh kamu sedang memproses perubahan itu secara perlahan. Rasanya memang tidak enak dan nyaman. Tapi coba tunggulah selama tiga bulan untuk tidak memikirkan dia dan hal-hal yang memberatkan pikiranmu. Semangat untuk kamu yang sedang berjuang untuk move on!

Beri Komentar