© Shutterstock
Ibu hamil membutuhkan makanan bergizi yang mengandung vitamin dan mineral. Nutrisi itu diperlukan untuk menunjang kesehatan ibu hamil. Selain itu, tumbuh kembang janin juga sangat bergantung pada asupan nutrisi.
Sayuran salah satu jenis makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Tapi, karena beberapa faktor, tidak semua orang menyukai sayuran. Ditambah lagi, saat hamil, indra penciuman dan perasa makin peka.
Lantas, adakah dampaknya kalau ibu hamil tidak suka makan sayur?
Kurangnya asupan nutrisi bisa memengaruhi perkembangan janin. Kalau Moms tidak menyukai sayuran, itu tidak akan membahayakan janin. Tapi, janin membutuhkan Mama untuk mengonsumsi berbagai makanan sehat.
Kalau Moms memang benar-benar tidak bisa mengonsumsi sayur, diskusikan dengan dokter. Dokter bisa memberikan suplemen yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi kehamilan masing-masing.
Sayur tidak disukai oleh sebagian orang mungkin karena rasa dan baunya. Untuk mengakali pemenuhan nutrisi, Moms bisa mengolahnya dengan bahan lain yang disukai agar rasa dan aromanya tertutupi.
Moms juga bisa mengonsumsi buah, kacang-kacangan, atau daging yang disukai untuk mengganti menu sayur, selama kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.
Semoga informasi ini bermanfaat ya!
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif