Operasi Caesar Lebih dari Tiga Kali, Hati-hati Ini Risikonya Moms!

Reporter : Mila Ismiranda
Kamis, 20 Januari 2022 11:57
Operasi Caesar Lebih dari Tiga Kali, Hati-hati Ini Risikonya Moms!
Konsultasikan dulu pada dokter kandungan ya.

Selain melalui persalinan normal, Moms juga bisa melahirkan melalui tindakan operasi caesar. Tapi, adakah risiko yang mungkin terjadi ketika perempuan melakukan operasi caesar berulang kali?

Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang benar-benar membuktikan berapa kali perempuan boleh melakukan operasi caesar, tapi diyakini bahwa operasi caesar hanya bisa dilakukan maksimal 3 kali saja.

1 dari 4 halaman

Berapa Kali Batas Jumlah Operasi Caesar?

Ilustrasi HamilIlustrasi Hamil © Shutterstock

Melansir What to Expect, sampai saat ini belum ditemukan secara pasti mengenai berapa banyak operasi caesar yang aman dilakukan oleh seorang perempuan. Tapi, disebutkan setiap kali Moms melahirkan secara caesar, kemungkinan akan lebih banyak komplikasi dan risiko dibandingkan sebelumnya.

2 dari 4 halaman

Kapan Dibolehkan Operasi Caesar Berulang?

Ilustrasi HamilIlustrasi Hamil © Shutterstock

Sebagian besar perempuan pasti ingin melahirkan secara normal, tapi terkadang ada kondisi tertentu yang membuat operasi caesar perlu dilakukan, bahkan lebih dari sekali.

Beberapa alasan di antaranya seperti Moms pernah punya riwayat operasi caesar sebelumnya, memiliki plasenta previa, serta mengalami riwayat rupture uteri.

Selain itu, kondisi lain yang juga membuat operasi caesar lebih mungkin dilakukan misalnya hamil dengan bayi kembar, hamil di usia lebih dari 40 tahun, bayi ada dalam posisi sungsang, dan lain sebagainya.

3 dari 4 halaman

Risiko Operasi Caesar Berulang Kali

Melansir Parenting First Cry, melakukan operasi caesar berulang kali bisa  menambah daftar risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi. Seperti:

  • Waktu pemulihan yang lebih lama

Dibandingkan dengan persalinan normal, pemulihan operasi caesar membutuhkan waktu yang lebih lama. Hal ini karena bekas luka operasi butuh waktu lebih lama untuk bisa sembuh.

  • Meningkatkan risiko cedera kandung kemih

Selama operasi dilakukan, kandung kemih menjadi salah satu area yang kemungkinan besar terpengaruh. Kalau operasi caesar dilakukan kembali, kandung kemih pun jadi lebih berisiko mengalami cedera.

  • Risiko emboli paru

Setiap kali operasi caesar dilakukan, risiko terjadinya masalah pembekuan darah ikut meningkat. Masalah gumpalan darah ini, yang biasanya terjadi pada kaki atau daerah panggul, bisa berakibat fatal. 

  • Masalah pada plasenta

Berulang kali dilakukan operasi caesar membuat plasenta menjadi lebih berisiko mengalami masalah, terutama pada posisinya. Plasenta mungkin akan jadi terlalu dalam di dinding rahim (juga dikenal sebagai plasenta akreta) atau bisa menutupi serviks (juga dikenal sebagai plasenta previa), pada kehamilan berikutnya.

  • Risiko pendarahan berat

Operasi caesar berulang juga meningkatkan risiko Moms mengalami pendarahan hebat, biasanya terjadi pada operasi caesar yang lebih dari 2-3 kali.

  • Infeksi

Moms juga lebih berisiko mengalami infeksi setelah melakukan operasi caesar berulang. Ini karena bakteri yang biasanya ada di vagina bisa memasuki rahim. Dengan demikian, infeksi bisa lebih mudah terjadi di lokasi bekas luka sayatan operasi.

4 dari 4 halaman

Oleh karena itu, Moms yang berencana melakukan operasi caesar kembali untuk kesekian kalinya, cobalah untuk berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan memeriksa kesehatan kehamilan dan kondisi tubuh Moms, sehingga bisa lebih memahami berbagai risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Beri Komentar