Belum Terealisasi, Konsep Rumah Mewah Seharga Rp. 13,9 Triliun di Pulau Apung Ini Banjir Peminat

Reporter : Hevy Zil Umami
Jumat, 19 Februari 2021 19:08
Belum Terealisasi, Konsep Rumah Mewah Seharga Rp. 13,9 Triliun di Pulau Apung Ini Banjir Peminat
Berangkat dari keterbatasan lahan di daratan, Blue Estate Group meluncurkan proyek pulau terapung yang dilengkapi dengan kompleks perumahan mewah senilai Rp 13,9 triliun.

Pulau terapung ini menawarkan lokasi eksotis yang diimpikan banyak penjelajah.

Melansir dari CNN, Jumat (19/2/2021), pulau terapung ini masih berkonsep bernama Blue Estate Island. Meski begitu, permintaan pulau pribadi meningkat signifikan dalam dua bulan terakhir tahun 2020.

1 dari 3 halaman

Hunian Mewah di Pulau TerapungHunian Mewah di Pulau Terapung © 2021 https://www.Theblueestate.com

" Awalnya kami khawatir apakah pandemi saat ini dapat berdampak negatif pada proyek," kata Erik Schmidt, Kepala Komunikasi untuk Blue Estate Group.

" Tapi untungnya permainannya berbeda. Beberapa distrik hampir seluruhnya terjual habis dan tim penjualan melakukan yang terbaik untuk memenuhi permintaan dan pertanyaan," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Hunian Mewah di Pulau TerapungHunian Mewah di Pulau Terapung © 2021 https://www.Theblueestate.com

Pulau terapung berukuran 1.500 meter x 1.000 meter. Luas wilayahnya setengah dari Monako dan dapat menampung hingga 15.000 penduduk. Itu terletak di Bahama dan direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 2025.

Sementara properti di atas dijual mulai dari US $ 19.800 (Rp275 juta) untuk apartemen seluas 20 meter persegi. Sedangkan apartemen yang memiliki balkon, lima kamar tidur, dan taman dihargai 54 juta dollar AS. Properti paling premium itu terdiri dari dua rumah besar yang masing-masing bernilai US $ 1,15 miliar atau lebih dari Rp 13,9 triliun.

3 dari 3 halaman

Hunian Mewah di Pulau TerapungHunian Mewah di Pulau Terapung © 2021 https://www.Theblueestate.com

Blue Estate Island berjarak 25 menit naik pesawat dari ibu kota Bahama, Nassau. Itu artinya kurang dari 90 menit dari Miami. Mereka yang pulang ke rumah pribadi paling eksklusif di dunia disuguhi sinar matahari lebih dari 340 hari setiap tahun.

Fasilitas yang ditawarkan antara lain kolam renang, pantai, taman bermain, food center, bar dan lain-lain. Banyak kegiatan yang bisa diikuti warga. Pulau terapung yang dibangun dengan modul beton performa sangat tinggi ini juga akan memiliki klinik kesehatan mutakhir, serta sekolah internasional yang dapat menampung anak-anak dari balita hingga lulusan diploma.

Beri Komentar