Penderita Maag Dilarang Minum Susu, Benar Gak Sih?

Reporter : M. A. Adam Ramadhan
Selasa, 23 November 2021 15:27
Penderita Maag Dilarang Minum Susu, Benar Gak Sih?
Banyak yang bilang demikian, sih. Cek kebenarannya, yuk~

Penyakit yang masih sering diderita oleh banyak orang adalah penyakit maag. Penyakit ini memang menyebalkan, karena perut rasanya nggak enak nggak karuan. Pantangan orang yang punya penyakit maag pun bermacam-macam. Salah satunya katanya adalah larangan untuk meminum susu.

Namun, apakah benar demikian?

 

1 dari 4 halaman

Ilustrasi SusuIlustrasi Susu © shutterstock.com/beats1

Berdasarkan penjelasan dari dr. Nadia Octavia dari Klikdokter.com, tidak ada larangan sebenarnya bagi penderita maag untuk meminum susu. Meski demikian, memang ada penelitian yang mengatakan bahwa kalsium pada susu bisa merangsan pengeluaran asam lambung dan menghambat penyembuhan luka pada lambung.

Meski demikian, hal tersebut tidak terjadi pada semua penderita maag. Kata dr. Nadia, boleh saja minum susu untuk penderita maaf, namun alangkah baiknya minum air putih dulu sebelum minum susu. Jika maag menyerang, jangan minum susu pada saat itu juga karena bisa meningkatkan asam lambung.

 

2 dari 4 halaman

Hal serupa juga berlaku untuk yoghurt. Penderita maag tetap bisa mengkonsumsi yoghurt karena asamnya tidak akan merangsang asam langsung dan membuat iritasi. Justru, dalam sebuah penelitian yoghurt bisa mengobati maag karena asamnya merupakan asam laktat yang bisa menyembuhkan luka pada dinding lambung.

Dalam American Journal of Clinical Nutrition, disebutkan bahwa yoghurt punua bakteri menguntungkan yaitu lactobacillus dan bifidobacterium. Bakteri ini secara signifikan bisa menurunkan helicobacter pylori yang bisa menyebabkan kerusakan mukosa lambung.

 

3 dari 4 halaman

Ilustrasi Orang Sakit MaagIlustrasi Orang Sakit Maag © hellosehat.com

Terlepas dari perihal susu, beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi maaf adalah dengan menghindari makanan pedas, terlalu asam, dan makanan yang mengandung gas. Hindari juga kafein. Jangan makan terlambat, dan kalau bisa sedikit namun sering. Serta, jangan lupa untuk makanan yang sehat dan bergizi.

Semoga bermanfaat, ya!

Beri Komentar